Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Edhy Prabowo, Menteri KKP>

Edhy Prabowo, Menteri KKP>

KKP Jamin Ketersediaan Akses Permodalan Sektor Kelautan dan Perikanan

Ridho Syukra, Rabu, 1 Juli 2020 | 09:51 WIB

JAKARTA, investor.id - Dukungan akses permodalan menjadi salah satu bentuk komitmen Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kepada nelayan, pembudidaya, pengolah dan pemasar produk perikanan agar tumbuh berkelanjutan.

Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Edhy Prabowo memastikan negara menyediakan askes permodalan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) serta dana Badan Layanan Umum (BLU) dari Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP).

Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP Nilanto Perbowo mengatakan saat ini, pihaknya telah menyediakan formulir secara online dan dapat diisi oleh penyuluh perikanan ataupun pelaku usaha secara mandiri.
“Kami berkomitmen untuk mendorong pelaku usaha mendapatkan bantuan modal agar usahanya semakin berkembang,” ujar dia kepada Investor Daily, di Jakarta, Rabu (1/7).

Pelaku usaha cukup memasukkan data diri,data usaha dan data perbankan secara online di halaman aksesmodal, data data tersebut nantinya akan dikelola dan dibahas oleh tim kelompok kerja sebelum akhirnya didorong ke perbankan, selanjutnya perbankan akan menilai kelayakan usahanya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam proses penjaringan calon debitur, ia memastikan tidak ada pungutan dan meminta pelaku usaha segera melapor jika menemukan atau dijanjikan dana akan cepat disetujui setelah menyetor sejumlah biaya.

Rencananya formulir daring tersebut akan disempurnakan dan berharap melalui layanan ini pelaku usaha bisa terus survive selama pandemi Covid-19.

Sebelumnya, Edhy Prabowo menegaskan komitmennya dalam memudahkan masyarakat baik perizinan hingga akses permodalan, adapun anggaran KUR yang disiapkan pemerintah mencapai Rp 190 triliun.

Ia mengajak peran aktif masyarakat dan pemerintah daerah untuk mengembangkan potensi perikanan, KKP telah menyiapkan sejumlah strategi dan membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Kredit Program Sektor Kelautan dan Perikanan, anggotanya antara lain perwakilan Eselon I Lingkup KKP, Pusat Investasi Pemerintah dari Kementerian Keuangan, Perbankan yang terdiri dari BNI, Mandiri, BNI, Lembaga Keuangan Non Bank. Pegadaian, Permodalan Nasional dan Jamkrindo.

Untuk meningkatkan daya saing selama pandemi, KKP juga baru meluncurkan program pembelajaran daring perikanan yang disingkat e-jaring yang merupakan sebuah terobosan pelatihan digital bagi masyarakat kelautan dan perikanan.
Peluncuran e-jaring ini merupakan hasil kolaborasi antara Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) dengan Pusat Data, Statistik dan Informasi KKP.

E-Jaring akan menjadi platform pembelajaran digital yang dpaat digunakan Balai Pelatihan dan Penyuluh Perikanan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Di era revolusi industri 4.0 mendorong konektivitas, dunia digital dan kemajuan teknologi sangat  berpengaruh, ia menilai perlu adanya kombinasi antara revolusi 4.0 dengan konsep society 5.0 atau masyarakat 5.0 yang berfokus pada pembangunan manusia.  

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN