Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Sebuah kapal asing ditangkap KKP karena illegal fshing. Foto ilustrasi: KKP

Sebuah kapal asing ditangkap KKP karena illegal fshing. Foto ilustrasi: KKP

KKP Kembali Tangkap Kapal Asing di Selat Malaka

Selasa, 26 Januari 2021 | 11:14 WIB
Ridho Syukra (ridho.syukra@beritasatumedia.com )

JAKARTA, investor.id - Cuaca laut yang sedang ekstrem tidak menghalangi Kapal Pengawas Perikanan (KKP) untuk terus menjaga kedaulatan pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan.

Kali ini, Ditjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) kembali mengamankan 2 kapal ikan asing ilegal berbendera Malaysia yang mencuri ikan dan 1 kapal Indonesia yang mengoperasikan alat tangkap trawl di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPP-NRI) 571 Selat Malaka.

Salah satu proses penangkapan kapal ikan asing ilegal ini tidak mulus karena ada aksi kejar kejaran dengan aparat.

Plt. Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan KKP, Antam Novambar mengatakan sebagaimana arahan Menteri, KKP akan terus menjadi garda terdepan dalam menjaga sumber daya kelautan dan perikanan dan tidak ada kata menyerah memberantas pelaku illegal fishing.

2 kapal berbendera Malaysia ditangkap dalam pelaksanaan operasi di Selat Malaka, Pertama, KM.JHF 4631 B yang mengoperasikan alat tangkap bubu berhasil dilumpuhkan oleh Kapal Pengawas Perikanan Hiu 03 yang dinakhodai oleh Ardiansyah Pamuli pada 21 Januari 2021 dan kapal kedua, KM.SLFA 4107 yang mengoperasikan alat tangkap trawl ditangkap oleh kapal pengawas perikanan hiu 01 yang dinakhodai, Albert Essing pada 24 Januari 2021.

“ Penangkapan ini bukti bahwa kami tidak lengah apapun kondisinya dan penangkapan kapal tersebut tidak mudah karena ada aksi kejar kejaran,” ujar dia di Jakarta, Selasa (26/1).

Dalam 2 kapal tersebut terdapat 7 orang awak kapal masing masing 3 orang Warga Negara Malaysia dan 4 orang Warga Negara Myanmar, kedua kapal tersebut di ad hoc di dua lokasi yaitu Pangkalan PSDKP Batam dan Stasiun PSDKP Belawan.

Selain dua kapal ikan asing ilegal, terdapat juga penangkapan kapal Indonesia KM.Baroena oleh kapal pengawas perikanan hiu 12 yang dinakhodai oleh Novry Sangian pada 23 Januari 2021, kapal tersebut mengoperasikan alat tangkap trawl tanpa dilengkapi dengan dokumen perikanan yang dipersyaratkan, saat ini, nahkoda dan awak kapal perikanan tersebut sedang menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut di pangkalan PSDKP Lampulo.

Direktur Pemantauan dan Operasi Armada KKP, Pung Nugroho Saksono mengatakan bahwa jajarannya diminta tetap waspada meskipun saat ini kondisi cuaca di laut sedang tidak bagus.

Kondisi cuaca yang buruk sering dimanfaatkan oleh pencuri dan ia meminta jajarannya untuk melakukan operasi dengan tetap memperhatikan keselamatan kapal dan awak kapal.

Penangkapan para pelaku illegal fishing membuktikan komitmen dan keseriusan KKP dan menjadi salah satu prioritas kerja KKP.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN