Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono. Foto: IST

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono. Foto: IST

KKP Siap Kolaborasi dengan Kemenparekraf Kembangkan Wisata Bahari

Kamis, 7 Januari 2021 | 12:29 WIB
Ridho Syukra (ridho.syukra@beritasatumedia.com )

JAKARTA, investor.id - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono siap berkolaborasi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang dipimpin oleh Sandiaga Uno. Kolaborasi ini bertujuan untuk membangkitkan kembali pariwisata Indonesia khususnya bidang wisata bahari yang terpuruk karena imbas pandemi Covid-19.

Niat untuk kolaborasi dengan Kemenparekraf ini sudah disampaikan dalam rapat koordinasi virtual Bangga Berwisata di Indonesia yang dipimpin Menko Maritim dan Investasi Luhut Pandjaitan pada 6 Januari 2021.

Dari hasil survei tim KKP di lapangan sebenarnya masih banyak spot wisata bahari yang belum digarap maksimal padahal banyak keunikan tersendiri yang berpotensi menarik perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara.

Selain keunikan dan keindahan bawah laut, terdapat juga kawasan pesisir dan hutan mangrove yang mempunyai potensi luar biasa, salah satunya berada di taman nasional perairan bawah laut Sawu, taman wisata perairan pulau Gili Air, Gili Meno, Gili Trawangan dan Laut Banda dimana ada wisata paus.

Pemanfaatan kawasan laut maupun pesisir sebagai destinasi wisata bahari harus diimbangi dengan regulasi dan pemanfaatan ketat agar ekosistem dan kelestarian lingkungan tetap terjaga.

“Seluruh potensi yang paling bagus akan dikembangkan, dan kerjasama dengan Sandiaga Uno dalam mengembangkan wisata bahari sangat terbuka lebar,” ujar dia di Jakarta, Kamis (7/1).

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan wisata bahari merupakan wisata paling menjanjikan dan potensial karena keindahan laut Indonesia sudah tidak diragukan lagi.

Pihaknya menyambut baik dukungan dari KKP untuk membangkitkan sektor pariwisata Indonesia, ia juga mengusulkan agar kapal kapal sitaan hasil operasi illegal fishing dapat mendukung bergeraknya pariwisata bahari.

Sebelumnya, Program Padat Karya Indonesia Coral Reef Garden (ICRG) atau restorasi terumbu karang yang dijalankan KKP berhasi menyerap lebih dari 10 ribu tenaga kerja.Luasan cakupan terumbu karang yang sudah direstorasi bahkan melebihi target dari yang semula 50 hektar menjadi 74 hektar.

Trenggono mengatakan berdasarkan data, tenaga kerja yang terserap dari kegiatan ICRG ini lebih dari 10.171 orang bahkan terealisasi struktur terumbu karang yang dibangun melebihi target.

Pembayaran upah puluhan ribu pekerja yang terlibat dalam ICRG ini dlakukan secara cashless melalui BPD Bali, realisasi upah juga melampaui target dari yang semula 32% menjadi 33%.

ICRG merupakan bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang digalakkan pemerintah pusat sebagai solusi dari dampak pandemi Covid-19 diantaranya untuk menciptakan lapangan pekerjaan, menjaga ekosistem terumbu karang serta sebagai lokasi wisata dan edukasi.

Program Padat Karya yang dijalankan sejak Oktober 2020 ini dilakukan di lima lokasi di Bali yaitu pulau Nusa Dua, Pandawa, Serangan, Sanur dan Buleleng. Total dana yang disiapkan untuk ICRG lebih dari Rp 111 miliar yang bersumber dari pemerintah pusat dan daerah.   

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN