Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Hutan di Gunung Leuser. Foto ilustrasi: IST

Hutan di Gunung Leuser. Foto ilustrasi: IST

KLHK Dukung Program Profesi Insinyur

Minggu, 23 Agustus 2020 | 13:19 WIB
Ridho Syukra (ridho.syukra@beritasatumedia.com )

JAKARTA, investor.id - Kebutuhan akan tenaga profesional dalam industri kehutanan menjadi sangat penting di tengah kondisi pandemi seperti saat ini. Pasalnya, pengelolaan hutan lestari, kemampuan berinovasi serta kemampuan untuk berfikir kreatif sangat diperlukan.

Untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan, Persatuan Insinyur Indonesia (PII) menggandeng Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) mengadakan Program Profesi Insinyur. Nota Kesepahaman kerjasama sudah dilakukan pada 19 Agustus 2020 oleh Ketua Badan Kejuruan Teknik Kehutanan PII dan Ketua Umum APHI dan disaksikan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Siti Nurbaya dan Ketua Umum PII Heru Dewanto.

Menteri LHK Siti Nurbaya. Foto: BSTV
Menteri LHK Siti Nurbaya. Foto: BSTV

Menteri KLHK Siti Nurbaya mengatakan, sumber daya manusia (SDM) yang unggul sangat dibutuhkan untuk mendukung pembangunan nasional khususnya dalam pengelolaan sumber daya alam (SDA).

Dalam upaya untuk memberikan arah pertumbuhan dan peningkatan SDM yang kompeten dan profesional, dalam hal ini, Insinyur Profesional sebagai pelaku profesi yang andal dan berdaya saing tinggi dengan hasil pekerjaan yang bermutu sangat dibutuhkan.

Untuk mendukung  profesi insinyur khususnya di bidang lingkungan hidup dan kehutanan, KLHK telah menandatangani Mou dengan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi tentang Penyelenggaraan Program Profesi Insinyur Bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada 29 Agustus 2018.

Siti menyambut baik ditandatanganinya Nota Kesepahaman antara PII dan APHI. praktisi kehutanan lingkup APHI harus didorong untuk memperoleh registrasi insinyur agar hutan dapat dikelola secara profesional,lestari dan berkeadilan.

“Para insinyur di bidang kehutanan bisa mengawal hutan dan sumber daya alam Indonesia untuk kepentingan bangsa,” ujar dia kepada Investor Daily, di Jakarta, belum lama ini.

Ketua Umum APHI Indroyono Soesilo mengatakan bahwa APHI mendukung penuh upaya peningkatan profesionalisme melalui program profesi insinyur di bidang kehutanan khususnya bagi para praktisi, ia menambahkan nantinya akan ada 520 kandidat yang akan dikukuhkan sebagai profesi insinyur.

Permasalahan kehutanan semakin kompleks oleh karena itu dibutuhkan upaya memperkuat tata kelola hutan menuju hutan lestari yang berbasis keseimbangan pilar ekonomi, sosial dan ekologi.

Pengakuan Profesi Insinyur Kehutanan merupakan  bentuk penghargaan bagi para lulusan sarjana kehutanan dan diharapkan dapat menjadi landasan untuk memperoleh jenjang karir yang lebih baik.

APHI akan memfasilitasi percepatan program profesi Insinyur Kehutanan untuk para praktisi kehutanan yang bekerja di lingkungan pemegang izin pemanfaatan hutan.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN