Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Warga melintas diantara Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Banten 3 Lontar, di Kabupaten Tangerang, Banten.  Foto ilustrasi: SP/Ruht Semiono

Warga melintas diantara Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Banten 3 Lontar, di Kabupaten Tangerang, Banten. Foto ilustrasi: SP/Ruht Semiono

KLHK Jamin Pelaksanaan Usaha Pembangkit Listrik Sudah Ramah Lingkungan

Minggu, 27 September 2020 | 20:03 WIB
Ridho Syukra (ridho.syukra@beritasatumedia.com )

JAKARTA, investor.id - Masyarakat tidak perlu khawatir dengan pelaksanaan usaha pembangkit listrik di tanah air selain teknologi yang kini ramah lingkungan berbagai peraturan pemerintah juga menegaskan terjaminnya usaha pembangkit yang ramah lingkungan, salah satunya Peraturan Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Nomor 15 Tahun 2019.

Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup KLHK, RM Karliansyah mengatakan pemerintah tidak membiarkan usaha yang mencemari lingkungan dan masyarakat tidak perlu khawatir dengan pelaksanaan PLTU yang kini beroperasi.

Dengan aturan yang ada di dalam Permen Nomor 15 Tahun 2019 menerapkan baku mutu yang jauh lebih ketat dari sebelumnya. Pembinaan juga dilakukan terus menerus sehingga pembangkit lebih taat dengan integrasi pemantauan dengan Continous Emission Monitoring System (CEMS).

Penyusunan Permen ini juga sudah melibatkan berbagai stakeholder seperti instansi pembina Kementerian ESDM, perusahaan, asosiasi, pemerintah daerah dan perguruan tinggi.

Baku Mutu yang berlaku dalam peraturan ini jauh lebih ketat jika dibandingkan sebelumnya dan berlaku di lingkup regional asia dan mengadopsi peraturan internasional.

“Penerapan teknologi alat pengendali emisi menjadi faktor penentu dalam menunjang pemenuhan bahan mutu,” ujar dia dalam siaran persnya yang diterima Investor Daily di Jakarta, Minggu (27/9).

Banyak pembangkit telah menggunakan alat pengendali emisi yaitu partikular dengan electrostatic precipitator.

Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jisman Hutajulu mengatakan tudingan pencemaran lingkungan pada pembangunan PLTU adalah hal yang tidak tepat. Pemerintah memberikan izin pengelolaan PLTU harus ramah lingkungan.

Rencana umum Ketenagalistrikan Nasional sangat jelas menyebutkan, PLTU harus ramah lingkungan dan lebih efisien salah satunya dengan menerapkan teknologi rendah karbon.

Ketua Asosiasi Produsen Listrik Swasta Nasional Arthur Simatupang mengatakan banyak PLTU di Indonesia yang menggunakan teknologi canggih dan ramah lingkungan, meskipun rata rata sudah menggunakan teknologi Ultra Supercritical Boiler.

Perancangan PLTU dan pembangkit lainnya sudah melalui proses uji dan kaji beberapa pihak termasuk KLHK.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN