Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
KLHK mengadakan pameran virtual bertajuk Upaya Nyata di Tingkat Tapak untuk Mendukung Komitmen NDC Indonesia

KLHK mengadakan pameran virtual bertajuk Upaya Nyata di Tingkat Tapak untuk Mendukung Komitmen NDC Indonesia

KLHK Pameran Upaya Nyata Tingkat Tapak, Dukung Komitmen NDC Indonesia

Senin, 21 Juni 2021 | 13:49 WIB
Ridho Syukra (ridho.syukra@beritasatumedia.com )

JAKARTA, investor.id - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengadakan pameran virtual bertajuk “ Upaya Nyata di Tingkat Tapak untuk Mendukung Komitmen NDC Indonesia” dengan dukungan dari Global Green Growth Institute (GGGI).

Acara yang dihadiri oleh lebih dari 500 peserta ini diadakan dalam rangka merayakan hari lingkungan hidup sedunia dan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya aksi adaptasi dan mitigasi di tingkat tapak melalui Proklim.

Pada pameran ini peserta diajak untuk mengikuti dan mengenali aksi aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang sudah dilakukan berbagai lokasi percontohan dengan pendampingan Balai Pengendalian Perubahan Iklim Kebakaran Hutan dan Lahan di lima wilayah.

Dirjen Pengendalian Perubahan Iklim KLHK, Laksmi Dhewanthi mengatakan pelaksanaan Proklim didasari oleh peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 84 Tahun 2016 (Permen LHK. Nomor 84/2016) tentang Program Kampung Iklim (Proklim).

Berdasarkan peraturan tersebut, Proklim dikembangkan dan dilaksanakan pada wilayah administratif paling rendah setingkat RW atau dusun dan paling tinggi setingkat keluruhan dan desa.

Proklim sendiri merupakan bentuk aksi nyata untuk berkontribusi dalam pelaksanaan komitmen iklim Indonesia di ajang internasional yaitu ketetapan kontribusi nasional (Nationally Determined Contributions/NDC).

NDC Indonesia meliputi komitmen mitigasi yang mencakup penurun emisi Gas Rumah Kaca sebesar 29% dengan upaya sendiri dan 41% dengan bantuan internasional,juga komitmen adaptasi untuk membangun ketahanan ekonomi, sosial dan penghidupan serta ketahanan ekosistem dan lanskap dari dampak perubahan iklim.

“Dalam komitmen NDC, terdapat peran Non-Party Stakeholders (NPS) yang terdiri dari masyarakat, sektor wisata, lembaga keuangan dan pemerintah daerah dalam dukungan aksi untuk mengurangi emisi serta membangun ketahanan dan mengurangi kerentanan terhadap dampak negatif perubahan iklim, dalam hal ini Proklim merepresentasikan masyarakat sekaligus entitas terkecil dari pemerintah daerah di level tapak,” ujar dia di Jakarta, Senin (21/6).

Beberapa aksi nyata telah dilakukan oleh Proklim di seluruh Indonesia dan akan dipamerkan di pameran virtual, salah satu contoh aksi adaptasi perubahan iklim dalam mendukung ketahanan pangan adalah melalui pengembangan perkebunan mandiri yang ramah lingkungan yaitu pertanian sayuran dan obat obatan yang memanfaatkan lahan tidur, pekarangan rumah daratan dan di atas laut yang dapat dilihat contohya di Keluruhan Kampung Bugis, Kota Tanjung Pinang, Provinsi Riau.

Sedangkan untuk aksi mitigasi yang dilakukan di Proklim bisa terkait dengan penanaman, perlindungan kawasan hutan oleh masyarakat sekitar hutan, pelaksanaan hutan desa di sekitar Proklim dan berbagai aksi mitigasi di tingkat tapak lainnya.

Salah satu contoh pelaksanaan Proklim terkait energi adalah di Desa Mensiau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat dimana warganya memanfaatkan panel surya untuk kebutuhan listrik mereka.

Sementara itu, di Kalimantan Timur, Proklim-Mitigasi merupakan salah satu entitas yang menerima pembayaran berbasis hasil dari program Forest Carbon Partnership Facility-Carbon Fund, pameran ini juga mengajak peserta mengenali upaya pengelolaan sampah, limbah padat dan cair di Kampung Margorukun, Kabupaten Manokwari Selatan, Provinsi Papua Barat.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN