Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bawang Putih

Bawang Putih

Komisi IV DPR Disarankan Pantau Langsung Program Penanaman Bawang di Food Estate Humbahas

Senin, 22 Februari 2021 | 09:09 WIB
Imam Suhartadi (imam.suhartadi@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id -Direktur Riset dan Program SUDRA (Sudut Demokrasi Riset dan Analisis) Surya Vandiantara meminta DPR menggunakan fungsi kontrolnya dengan meninjau langsung area food Estate untuk Hortikultura di Desa Siriaria, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas).

Sebelumnya, anggota Kelompok Tani Sehati Desa Siriaria, Jansen Lumban Gaol (Op Citra) mengatakan, hampir seluruh tanaman bawang, khususnya bawang merah di areal Food Estate itu kondisinya memprihatinkan karena mengalami kerusakan yang hampir sama yakni mengalami kering daun dan pertumbuhannya lambat serta mengecil.

"Perlu ada pihak ketiga yang dianggap independen dan tidak memihak, sehingga mampu memberikan penilaian yang objektif. Menurut saya DPR Komisi IV mampu menjadi pihak ketiga tersebut, mengingat peran dan fungsi DPR dalam melakukan kontrol atas berbagai kebijakan," kata Surya dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (21/2).

Surya mengatakan, jika program penanaman bawang putih dan merah di area Food Estate Humbanghasudutan tidak optimal maka sudah selayaknya Menteri Pertanian melakukan evaluasi dan menemukan akar persoalannya.

"Sehingga hasil evaluasi tersebut mampu menemukan akar permasalahan dari program telah dilaksanakan. Jika memang permasalahannya masih bisa diperbaiki, maka program bisa dilanjutkan. Tapi jika memang kesalahan dirasa begitu fatal, maka lebih baik mengganti dengan program yang lebih efektif," tegasnya.

Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan mengatakan, Komisi IV DPR akan lakukan pengecekan langsung ke lapangan terkait dugaan kegagalan program food estate bawang merah dan bawang putih di Kab. Humbanghasudutan, Sumut.  

Pengecekan juga dilakukan terkait pedagang bawang di pasar yang hampir tidak ada yang menjual bawang putih lokal dengan alasan bawangnya terlalu kecil dan harganya juga mahal.

"Bagaimana mau berhasil kalau perencanaan dan persiapannya tidak dilakukan dengan baik, tidak melibatkan dan mendengarkan masukan-masukan dari stakeholder, dan terus mengulang kesalahan yang sama," ujar Daniel Johan dalam keterangannya, Minggu (21/2).

Dia menilai, iklim indonesia bukan tempat unggul untuk mengembangkan bawang putih. “Fokus saja apa yang menjadi produk unggulan indonesia, jangan bikin program yang dipaksakan tapi sulit diwujudkan," tegasnya.

Terkait masalah program penanaman bawang putih sejak tahun 2017 yang memakai dana APBN maupun wajib tanam impotir yang tidak pernah berhasil, bahkan kuota impor masih mencapai 500.000 ton pertahun, Surya mengatakan, perlu adanya evaluasi yang serius.

Editor : Imam Suhartadi (imam_suhartadi@investor.co.id)

BAGIKAN