Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Tabung gas elpiji 3 kg

Tabung gas elpiji 3 kg

Komisi VII Minta Kenaikan Harga LPG 3Kg Ditunda

Rangga Prakoso, Senin, 27 Januari 2020 | 14:41 WIB

JAKARTA, investor.id - Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membatalkan rencana penyesuian harga gas LPG kemasan 3 kilogram (kg) pada semester kedua tahun ini.

Penyesuaian harga gas itu seiring dengan rencana penerapan subsidi langsung ke masyarakat yang berhak. Dengan subsidi langsung itu maka produk LPG 3kg tidak lagi disubsidi. Hal ini mengemuka dalam Rapat Kerja Komisi VII dengan Menteri ESDM Arifin Tasrif, hari ini.

Anggota Komisi VII DPR Mulyanto mengatakan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 sudah ditetapkan alokasi subsidi LPG 3kg. Alokasi itu untuk produk LPG. Bukan alokasi subsidi bagi masyarakat.

"Di 2020 clear anggaran subsidinya. Mohon tidak ada rencana kenaikan harga selama 2020," kata Mulyanto di Jakarta, Senin (27/1).

Mulyanto menuturkan rencana penerapan subsidi langsung membuat resah masyarakat. Oleh sebab itu dia meminta penjelasan seperti apa subsidi langsung tersebut. Menurutnya pemerintah harus memaparkan uji coba yang dilakukan seperti apa hasilnya. "Mohon isu ini diredakan. Kami tidak mau ada kenaikan sebelum diuji secara terbatas," tuturnya.

Hal senada ditanyakan juga oleh Anggota Komisi VII Andi Yuliani Paris. Dia menyebutkan subsidi langsung dilakukan dengan sistem distribusi LPG 3kg tertutup. Namun dia belum mengetahui seperti apa mekanisme distribusi tertutup tersebut. "Sistem distribusi tertutup seperti apa?" tanyanya.

Hingga berita ini diturunkan, Rapat Kerja Komisi VII masih dalam sesi pendalaman materi oleh anggota dewan.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA