Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
wings air

wings air

Koneksi Intra-Flores, Wings Air Layani Rute Bajawa – Labuan Bajo

Sabtu, 14 Mei 2022 | 14:22 WIB
Fajar Widhiyanto (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - Wings Air, maskapai member of Lion Air Group mulai 12 Mei 2022 kemarin terbang kembali dari Bandar Udara Bajawa Soa atau Bajawa di Kabupaten Ngada (BJW) tujuan Labuan Bajo melalui Bandar Udara Komodo di Kabupaten Manggarai Barat (LBJ). Penerbangan ini dibuka kembali dalam mengakomodir kebutuhan atau permintaan angkutan udara penumpang berjadwal domestik yang kedua kabupaten berada di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur.

Penerbangan Bajawa – Labuan Bajo – Bajawa dilayani 1 (satu) kali setiap hari atau 7 (tujuh) kali dalam sepekan. Seluruh operasional dan layanan penerbangan dijalankan menurut ketentuan yang berlaku, memenuhi aspek-aspek yang memenuhi keselamatan, keamanan serta sebagaimana pedoman protokol kesehatan.

Disampaikan manajemen Wings Air dalam laman resminya, ketersediaan jadwal keberangkatan dan kedatangan yang dinilai tepat sesuai kebutuhan pasar (masyarakat, wisatawan dan pebisinis), akan menempatkan Wings Air sebagai satu-satunya maskapai yang melayani langsung.

Wings Air menawarkan tarif tiket satu kali jalan, mulai dari Rp 553.400 rute Bajawa ke Labuan Bajo dan Labuan Bajo ke Bajawa mulai dari Rp 558.400.

Disebutkan manajemen, upaya Wings Air pada pembukaan jaringan intra-Pulau Flores tersebut untuk mempermudah mobilisasi orang dan barang, mampu mempersingkat waktu tempuh dengan jalur udara berkisar 35 menit, sehingga mampu memperpendek jarak sehingga wisatawan dan pebisnis termasuk masyarakat mendapatkan nilai lebih. Selain itu dilayaninya rute ini akan membantu dalam membentuk jalur transportasi udara yang saling terhubung yang berdampak kemudahan untuk melanjutkan penerbangan ke kota-kota lainnya semakin luas: intra-Pulau Flores, intra-NTT dan domestik.

  • dari Bandar Udara Komodo terhubung ke Denpasar (Bali), Ende, Kupang, Makassar, Mataram–Lombok, Maumere, Jakarta, Surabaya, Bima, Sumbawa, Balikpapan, Manado, Kendari dan kota lainnya.

  • dari Bandar Udara Eltari Kupang (KOE) terkoneksi ke Alor, Atambua, Denpasar, Ende, Labuan Bajo, Larantuka, Lewoleba, Mataram—Lombok, Maumere, Rote, Ruteng, Tambolaka, Waingapu, Bandung, Jakarta–Soekarno–Hatta, Makassar, Surabaya, Yogyakarta, Balikpapan, Banjarmasin, Semarang, Manado dan kota tujuan lainnya.

“Pembukaan rute ini juga mendukung pemulihan dan pengembangan sektor pariwisata dalam negeri. Labuan Bajo menjadi salah satu destinasi unggulan di Indonesia dengan ikon Komodo. Untuk Bajawa, popular karena pegunungan, air terjun, kebudayaan lokal, taman laut dan lainnya,” demikian siaran pers yang disampaikan manajemen.

“Selain itu dibukanya rute ini juga akan mendorong percepatan perekonomian melalui pusat perekonomian baru, seperti Kabupaten Manggarai Barat dan Kabupaten Ngada, dan menarik minat orang untuk bepergian menggunakan pesawat udara, karena terbang itu aman, sehat dan menyenangkan,” imbuh manajemen.

Untuk melayani rute tersebut Wings Air mempersiapkan ATR 72-500 dan ATR 72-600 terbaru yang dikirim langsung dari pabrikan pesawat. Keduanya berkapasitas tempat duduk 72 kelas ekonomi, tata letak 2-2. ATR 72 dikenal sebagai pesawat berteknologi canggih dengan tingkat kenyamanan lebih baik dan mampu terbang rendah.

Wings Air memaksimalkan berbagai langkah guna pencegahan penyebaran Covid-19 antara lain mengatur proses masuk dan keluar penumpang dari pesawat udara secara berurutan guna meminimalkan kepadatan. Pada pesawat ATR, naik dan turun dari pintu bagian belakang. Hal ini akan meminimalisir interaksi bertatapan langsung (face to-face) antara penumpang. Area dapur (galley) yang terletak di bagian belakang juga meminimalkan interaksi tatap muka antara penumpang dan awak kabin.


 

Editor : Fajar Widhi (fajar_widhi@investor.co.id)

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN