Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
kilang minyak

kilang minyak

Konstruksi Kilang Tangguh Train-3 Capai 60%

Ayu Retno Ayuningtyas, Kamis, 5 September 2019 | 14:07 WIB

JAKARTA, investor.id – BP Indonesia menyatakan pembangunan kilang gas alam cair (liquefied natural gas/LNG) Tangguh Train-3 kini sudah mencapai 60%. Proyek ini ditargetkan rampung pada 2021, atau mundur satu tahun dari jadwal awal yakni pada 2020.

Head of Country BP Indonesia Moektianto Soeryowibowo menuturkan, sesuai jadwal baru, Proyek Kilang Tangguh Train-3 direncanakan selesai dibangun pada 2021. Kini pihaknya fokus untuk memastikan bahwa kilang ini dapat dirampungkan sesuai jadwal baru tersebut.

Pihaknya telah memulai pembangunan sejumlah fasilitas untuk Kilang Tangguh Train-3. “Persentase [pembangunan] sudah lebih dari 60%. Kan ada yang [fasilitas] onshore, ada juga offshore, yang offshore sudah hampir 100%, tinggal onshore-nya saja,” kata dia di Jakarta, Kamis (5/9).

Namun, lanjut Moektianto, Kilang Tangguh Train-3 ini tidak langsung beroperasi begitu selesai konstruksi. Setelah selesai di kuartal ketiga 2021, Train-3 akan masuk tahap commissioning hingga jelang akhir tahun. Selanjutnya, BP Indonesia baru akan mengirimkan LNG ke pembelinya.

“Kalaupun ada delivery [LNG] dari Train-3, mungkin akhir tahun, di akhir kuartal keempat 2021,” ujarnya. 

Adanya perubahan jadwal penyelesaian dan pengiriman LNG dari Train-3 ini disebutnya telah dikomunikasikan dengan para pembeli LNG Kilang Tangguh. Para pembeli tidak keberatan dengan perubahan jadwal tersebut. “Dengan jadwal yang baru ini tidak ada masalah, kami sudah lihat semua,” tutur Moektianto.

Sebanyak 75% produksi LNG dari Kilang Tangguh Train-3 dijual ke PT PLN (Persero). PLN nantinya akan menerima 688 kargo dari Kilang LNG Tangguh selama 2016-2033, yakni sebanyak 12 kargo pada 2016, 20 kargo per tahun selama 2017-2019, dan 44 kargo pada periode 202-2033. Pembeli LNG lainnya yakni Kansai Electric Power Company sebesar 1 juta ton per tahun.

Proyek Pengembangan Tangguh akan menambahkan satu fasilitas proses LNG baru (Train 3) dan tambahan kapasitas produksi sebesar 3,8 juta ton per tahun (million ton per annum/mtpa) yang menjadikan kapasitas total kilang LNG Tangguh menjadi 11,4 mtpa. Proyek ini juga akan menambahkan dua anjungan lepas pantai, 13 sumur produksi baru, dermaga pemuatan LNG baru, dan infrastruktur pendukung lainnya. 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA