Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
KSPN :Labuan Bajo. Foto: PUPR

KSPN :Labuan Bajo. Foto: PUPR

Konstruksi Pembangunan Infrastruktur 5 KSPN Prioritas Terus Digenjot

Investor Daily, Jumat, 29 Mei 2020 | 13:50 WIB

JAKARTA, investor.id - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus menyelesaikan pekerjaan infrastruktur lima Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Prioritas untuk mendukung produktivitas di sektor pariwisata pada tatanan normal baru (new normal).

“Dalam tatanan normal baru untuk hidup berdamai dengan Pandemi Covid-19, pariwisata diyakini oleh pemerintah sebagai sektor ekonomi utama yang dapat rebound dengan cepat," kata Menteri Basuki Hadimuljono dalam pernyataan resminya yang diperoleh Investor Daily, Jumat (29/5).

Karenanya, tidak ada kegiatan pembangunan infrastruktur yang dihentikan pada lima KSPN yakni Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo dan Manado - Likupang,” imbuhnya.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Sumber: BSTV
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Sumber: BSTV

Basuki menambahkan, dalam mendukung produktivitas di sektor pariwisata pada tatanan normal baru, Kementerian PUPR menekankan beberapa hal, pertama kawasan pariwisata perlu “dihantarkan” dengan koridor yang baik, seperti jalan, trotoar, pagar, pepohonan endemik atau lokal dengan tajuk misal trembesi di Borobudur dan Mandalika, bougenville, flamboyan dan sakura NTT di Labuan Bajo.

Kedua, fasilitas homestay dengan desain rumah adat termasuk pagar rumah di sepanjang koridor utama menuju destinasi wisata. Ketiga, menjadikan KSPN Labuan Bajo sebagai good practice bila berhasil dalam penataan jalan dan trotoar sebagai kawasan pedestrian dengan kualitas premium, di mana seluruh kabel utilitas dimasukkan ke bawah tanah (underground utility box).

Selama Pandemi Covid -19 kegiatan di 5 KSPN juga dilaksanakan sesuai protokol pencegahan Covid-19, seperti menjaga jarak fisik, memakai masker, dan menghindari kerumunan serta Inmen PUPR No 02/IN/M/2020 tentang Protokol Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid -19) dalam Penyelenggaraan Jasa Konstruksi.

Diketahui, PUPR telah mengalokasikan anggaran Rp 8,82 triliun untuk pembangunan infrastruktur lima KSPN prioritas yang pekerjaannya telah dilaksanakan mulai dari 2019 sampai 2021.

Adapun rinciannya, TA 2019 anggaran yang dialokasikan sebesar Rp1,67 triliun, TA 2020 sebesar Rp 4,19 triliun dan TA 2021 sebesar Rp 2,96 triliun. Sementara TA 2021 merupakan paket lanjutan Multi Years Contract (MYC) karena rekomposisi MYC dan perubahan dari Single Year Contract (SYC) ke MYC.

KSPN Danau Toba. Foto: PUPR
KSPN Danau Toba. Foto: PUPR

Tahun 2020, anggaran yang dialokasilan sebesar Rp 4,19 triliun untuk 190 kegiatan, yaitu Danau Toba 70 kegiatan senilai Rp 1,38 triliun, Borobudur 32 kegiatan senilai Rp 1 triliun, Mandalika 21 kegiatan senilai Rp 600 miliar, Labuan Bajo 42 kegiatan senilai Rp 870 miliar dan Manado - Likupang 25 kegiatan senilai Rp 320 miliar.

"33% dari 190 kegiatan, konstruksi fisiknya sudah dimulai dengan nilai setara Rp 1,47 triliun. Sementara kegiatan swakelola berjalan mencapai 19% senilai Rp 1,32 triliun untuk pembebasan lahan dan rumah swadaya. Sedangkan proses lelang berjalan mencapai 48% senilai Rp 1,39 triliun," ungkap Basuki dalam keterangan tertulisnya.

Basuki menyatakan, infrastruktur KSPN yang dibangun Kementerian PUPR meliputi konektivitas penanganan jalan dan jembatan, bidang sumber daya air seperti pembangunan tampungan air dan infrastruktur pengendali banjir, bidang permukiman seperti penataan kawasan dan peningkatan kapasitas tempat pembuangan sampah, dan bidang perumahan yang meliputi pembangunan sarana hunian pendukung Kawasan Pariwisata. (c01)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN