Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kepala BPS Suhariyanto

Kepala BPS Suhariyanto

Konsumsi Rumah Tangga Terkontraksi 2,23% Kuartal I-2021

Rabu, 5 Mei 2021 | 22:04 WIB
Arnoldus Kristianus (arnoldus.kristianus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan dari sisi pengeluaran sektor konsumsi rumah tangga  menjadi sumber kontraksi terdalam. Sektor konsumsi rumah tangga mengalami kontraksi 2,23% dan memberikan andil sebesar 1,22% ke pertumbuhan ekonomi domestik.

Kepala BPS Kecuk Suhariyanto mengatakan meskipun sektor ini mengalami kontraksi tetapi sudah berada pada  arah yang membaik kalau dibandingkan dengan kontraksi pada kuartal II, III, dan IV- 2020. Pada kuartal II- 2020 konsumsi rumah tangga jatuh pada titik terendah pada -5,52%, lalu mulai membaik jadi -4,05% di kuartal III, dan meningkat lagi jadi -3,61% pada kuartal IV- 2020.

“Kami berharap bahwa pandemi covid 19 bisa terkendali. Pendapatan rumah tangga meningkat sehingga konsumsi rumah tangga yang merupakan salah satu komponen penting  pertumbuhan ekonomi dari sisi pengeluaran bisa mengalami perbaikan di kuartal mendatang,” ucap Suhariyanto dalam telekonferensi pers di kantor BPS pada Rabu (5/5).

Suhariyanto mengatakan  penjualan eceran masih mengalami kontraksi 17,19% ini terjadi untuk seluruh kelompok penjualan yaitu  lain makanan, minuman, dan tembakau; sandang; suku cadang dan aksesoris; bahan bakar kendaraan; barang budaya dan rekreasi; serta barang lainnya. Penjualan wholesale mobil penumpang dan sepeda motor terkontraksi cukup dalam . Jumlah penumpang angkutan rel (58%), laut (38%), dan udara (65%) terkontraksi. Tingkat penghunian kamar hotel juga masih terkontraksi 35,71%.

“Indeks Keyakinan Konsumen sebesar 88,02 lebih rendah dibandingkan  kuartal I-2020 yang sebesar 117,70,” ucap Suhariyanto

Sementara itu ada beberapa pergerakan misalnya volume penjualan listrik mengalami penguatan dibandingkan kuartal I 2020 yang lalu sehingga komponen perumahan dan perlengkapan rumah tangga masih tumbuh  positif 1,27%.

Dari enam komponen yang masih mengalami pertumbuhan positif yaitu  perumahan dan perlengkapan rumah tangga (1,27%), kesehatan dan pendidikan (0,31%).  Sedangkan empat komponen lainnya mengalami kontraksi yaitu makanan dan minuman selain restoran (-2,31%); pakaian, alas kaki, dan jasa perawatannya (-2,71%); transportasi dan komunikasi (4,24%);  serta restoran dan hotel (4.16%).

“Ada beberapa pergerakan misalnya volume penjualan listrik mengalami penguatan dibandingkan kuartal I 2020 yang lalu sehingga komponen perumahan dan perlengkapan rumah tangga masih tumbuh  positif 1,27%,” ucap Suhariyanto.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN