Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Raden Pardede. Foto: IST

Raden Pardede. Foto: IST

KPCPEN: Tren Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III Lebih Baik

Kamis, 24 September 2020 | 08:19 WIB
Triyan Pangastuti

JAKARTA, investor.id - Meski pertumbuhan ekonomi pada kuartal III diperkirakan kembali kontraksi, sehingga dipastikan Indonesia akan memasuki resesi. Namun secara tren kinerja kuartal III diperkirakan akan lebih baik dibanding kuartal II yang terkontraksi 5,32%.

Sekretaris Eksekutif I Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional,  Raden Pardede mengatakan secara tren kinerja pertumbuhan ekonomi kuartal III akan lebih baik dibandingkan kuartal II.

Pasalnya indikator perbaikan mulai terjadi pada data konsumsi, data ritel, data penjualan yang mulai membaik, karena aktivitas ekonomi kembali berjalan. Selain itu, indikator purchasing managers index (PMI) sudah tembus di level 50,8 pada Agustus.

“Harus diakui pertumbuhan ekonomi  kita di kuartal II alami tekanan luar biasa, namun demikian berdasarkan data yang dilihat kuartal III ini memang belum kembali seperti posisi kuartal III tahun lalu, tapi data PMI, data konsumsi dan data ritel data penjualan semua di kuartal III jauh lebih baik dari kuartal II. Namun jika dibandingkan tahun lalu periode yang sama masih lebih rendah itu pegangan yang dilihat,”tegasnya, Rabu (23/9). 

Perbaikan ekonomi pada kuartal III, karena ekonomi Indonesia sudah berada pada titik terendah pada kuartal II. Artinya kurva kenaikan semestinya terjadi di kuartal selanjutnya meski pertumbuhan ekonomi masih terkontraksi.
 
"Itu adalah satu pegangan yang bisa kita lihat, artinya di kuartal II itu kita sudah hit the bottom. Dan ada kenaikan di kuartal III, nanti akan kita lihat datanya setelah dikeluarkan BPS pada Oktober," pungkas dia.

Kendati begitu, Raden enggan memberikan proyeksi pertumbuhan ekonomi di kuartal III hingga sepanjang tahun, dan meminta untuk menunggu rilis Badan Pusat Statistik pada bulan Oktober.

“Kita tidak ingin mengalami resesi. Kalaupun ada kemungkinan negatif atau kontraksi sedikit di bawah nol, oke, tapi tidak tenggelam dan terbawa oleh pesimisme di situ. Mari kita bersama utk tumbuh lebih cepat di masa datang,”pungkasnya.

Meskipun demikian, Menteri Keuangan sudah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi kuartal III terkontraksi -2,9% hingga -1% dan sepanjang tahun, ekonomi diramal akan terkontraksi -1,7% hingga -0,6%.

“Kami lihat, proyeksi-proyeksi dari semua pihak termasuk yang dibuat Bu Menkeu jelas lebih baik dari kuartal II. Itu adalah satu catatan penting yang harus dilihat. Sebab kuartal II  sudah hit the bottom, bottom rock, dasar,”tuturnya.

Untuk mendorong perbaikan pertumbuhan ekonomi, maka pemerintah akan terus mempercepat pemulihan ekonomi. Menurutnya pertumbuhan negatif tidak hanya dialami oleh Indonesia, melainkan diikuti berbagai negara karena tekanan berat pandemi Covid-19.

Meski begitu, Raden mengajak semua masyarakat untuk turut membantu pemerintah mempercepat pemulihan ekonomi dengan terus menjalankan protokol kesehatan.

Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk tidak bersedih berlama-lama terkait kontraksi ekonomi, sebab yang harus dibangun itu optimisme dan kerja keras agar pertumbuhan ekonomi kuartal IV lebih baik dari kuartal sebelumnya.

“Kita harus punya optimisme. Kalau kita kerja keras dan itu sebenarnya ajakan KPCPEN. Jangan berlama-lama untuk menangisi kesedihan yang terjadi akibat covid, malah harus optimis kita bekerja keras sehingga kuartal IV lebih baik dari kuartal III dan kuartal I 2021 lebih baik dari kuartal I. Itu usaha yang harus dilakukan dan menurut kami, itu keyakinan dari KPCPEN untuk perbaikan dari waktu ke waktu,”tuturnya. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN