Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Cabai rawit merah di Pasar Induk Cibitung dan Pasar Jatiasih.  Foto Mikael Niman

Cabai rawit merah di Pasar Induk Cibitung dan Pasar Jatiasih. Foto Mikael Niman

KPPU: Harga Daging Ayam dan Cabai Naik Jelang Ramadan

Minggu, 18 April 2021 | 13:53 WIB
Ridho Syukra (ridho.syukra@beritasatumedia.com )

JAKARTA, investor.id - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) melakukan pemantauan harga bahan bahan pokok di enam wilayah untuk mencegah potensi pelanggaran Undang Undang Nomor 5 Tahun 1999 khususnya dalam mengetahui kendala hambatan distribusi di sektor tersebut.

Secara umum, KPPU menemukan bahwa benar terjadi rata- rata kenaikan harga bahan pokok secara nasional tetapi gejolak harga tersebut masih relatif stabil pada triwulan pertama 2021. Kenaikan harga dua komoditas yaitu daging ayam dan cabai terjadi di hampir semua wilayah dengan kisaran antara 10%-30%.

Penjual ayam potong di Pasar Pondok Gede, Jakarta Timur, Senin (12/4/2021). Foto ilustrasi:  BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao
Penjual ayam potong di Pasar Pondok Gede, Jakarta Timur. Foto ilustrasi: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Kenaikan tersebut disebabkan oleh faktor di luar persaingan yaitu faktor cuaca (iklim musiman) terkait masa panen, kendala pasokan logistik dan faktor jalur distribusi yang panjang.

Kepala Bagian Kerja sama Luar Negeri dan Biro Humas dan Hukum KPPU, Deswin Nur mengatakan setelah melakukan pemantauan di lapangan sejak awal tahun 2021 di seluruh kantor wilayah KPPU yang bertempat di Medan, Bandar Lampung, Bandung, Surabaya, Balikpapan dan Makassar.

Pantauan tersebut dilaksanakan atas bahan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, daging, telur, garam, cabe dan bawang.

“Dari semua pantauan terlihat bahwa kenaikan harga bahan pokok jelang ramadan sering kali tidak terelakan,” ujar dia dalam siaran persnya yang diterima Investor Daily, di Jakarta, Sabtu (17/4).

Berdasarkan pantauan di Wilayah I (Sumatera Utara, Sumatera Barat, Aceh, Riau dan Kepulauan Riau) terdapat komoditas yang bergejolak yaitu Daging Sapi, Cabai dan Bawang dengan kenaikan rata rata 16%.

Wilayah II (Sumatera Selatan, Jambi, Lampung, Bengkulu dan Bangka Belitung) terdapat komoditas yang bergejolak yaitu Cabai, Bawang, Daging, Ayam dan Telur dengan kenaikan stabil.

Wilayah III (Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta) terdapat komoditas yang bergejolak yaitu daging ayam, telur ayam, daging sapi dengan kenaikan rata rata antara 10%-15%.

Wilayah IV (Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Bali, NTT dan NTB) terdapat komoditas yang bergejolak yaitu Daging Ayam dengan kenaikan rata rata mendekati 30%.

Wilayah V (Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara) terdapat komoditas yang bergejolak yaitu Cabai dengan kenaikan rata rata antara 20%.

Dan Wilayah VI (Gorontalo, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat) terdapat komoditas yang bergejolak yaitu bawang, daging ayam dan telur dengan kenaikan rata rata 11%.

KPPU terus melakukan pengawasan untuk memastikan tidak ada pelanggaran Undang Undang Nomor 5 Tahun 1999 khususnya selama Ramadan di sektor pangan.

KPPU mengharapkan dukungan setiap pihak untuk melaporkan jika terdapat pelanggaran persaingan usaha di berbagai komoditas bahan pokok tersebut.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN