Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Semen Indonesia. Foto ilustrasi: dok Bi photo

Semen Indonesia. Foto ilustrasi: dok Bi photo

Kuartal I, Penjualan Semen Tumbuh 4%

EPA, Jumat, 19 April 2019 | 10:26 WIB

JAKARTA – Penjualan semen pada kuartal I-2019 telah mencapai 17,06 juta ton, tumbuh 4% dari periode sama tahun lalu. Pertumbuhan tersebut didorong kenaikan penjualan ekspor yang mencapai 97%.

“Penjualan semen di dalam negeri selama kuartal I-2019 sebesar 15,7 juta ton, turun 0,2% dibanding kuartal sama tahun lalu, sementara ekspor melonjak 97% menjadi 1,37 juta ton,” kata Ketua Umum Asosiasi Semen Indonesia (ASI) Widodo Santoso kepada Investor Daily di Jakarta, Selasa (16/4).

Widodo mengungkapkan, para produsen semen sekuat tenaga meningkatkan ekspor untuk menaikkan utilisasi pabrik yang masih rendah. Tujuan utama ekspor semen nasional adalah ke Bangladesh, Australia, Filipina, dan negara-negara Afrika.

“Mereka juga mulai membuka ekspor ke daratan Tiongkok,” tutur dia.

Widodo menambahkan, upaya peningkatan ekspor juga dilakukan untuk menutupi lesunya permintaan semen di dalam negeri. Tercatat, penjualan semen domestik melemah 0,2% menjadi 15,7 juta ton dalam tiga bulan pertama 2019 dibanding periode sama tahun lalu.

“Hal ini terkait dengan musim hujan yang relatif keras, anggaran belanja pemerintah belum turun, dan suasana pemilihan umum (pemilu) sedikit mempengaruhi juga,” kata dia.

Berdasarkan data ASI, penurunan penjualan semen pada tiga bulan pertama 2019 disumbang dari Pulau Jawa dan Sumatera. Di Jawa, konsumsi semen turun 1,3% menjadi 8,67 juta ton dan Sumatera melemah 4,7% menjadi 3,27 juta ton.

Berbeda dari dua daerah tersebut, wilayah Indonesia lainnya mencatatkan penjualan positif. Permintaan semen di Pulau Kalimantan naik 4% menjadi 1,07 juta ton, disusul Sulawesi meningkat 5,1%, Bali&Nusa Tenggara tumbuh 6,8% menjadi 917 ribu ton, dan Maluku&Papua meningkat 5,2% menjadi 429 ribu ton.

Meski demikian, peningkatan di sejumlah wilayah tersebut belum bisa menutupi penurunan konsumsi di Jawa dan Sumatera sebagai pasar terbesar semen, sehingga penjualan secara total masih menurun.

“Karena kondisi kuartal I utilisasi relative rendah, kesempatan ini dipergunakan para produsen untuk overhaul sebagian pabriknya,” ujar dia.  

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN