Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menhub Budi Karya Sumadi soal larangan mudik 2021. Sumber: BSTV

Menhub Budi Karya Sumadi soal larangan mudik 2021. Sumber: BSTV

Larangan Mudik Berakhir, Pemerintah Perketat Pemeriksaan Surat Negatif Covid-19

Senin, 17 Mei 2021 | 18:43 WIB
Thressa Sandra Desfika

JAKARTA, investor.id - Pemerintah memperketat pemeriksaan dokumen kesehatan para pelaku perjalanan setelah larangan mudik berakhir pada 17 Mei 2021.

Adapun ketentuan syarat perjalanan penumpang dalam negeri akan kembali mengacu pada Surat Edaran (SE) Satgas No 13. Pelaku perjalanan udara, laut, kereta api, dan penyeberangan wajib menunjukkan dokumen negatif Covid-19 yang berlaku 1x24 jam. Sedangkan pelaku perjalanan darat baik angkutan umum maupun kendaraan pribadi (roda empat dan roda dua), pelaksanaan tes acak rapid Antigen akan diperpanjang khususnya di jalan nasional menuju Jabodetabek.  

Hal ini dilakukan untuk mencegah potensi lonjakan kasus positif  Covid 19 sebagai dampak perjalanan  pasca-Lebaran yang masih akan berlangsung dalam seminggu ke depan. 

“Hari ini kami bersama Satgas dan Kementerian Kesehatan sepakat untuk terus memperketat pemeriksaan dokumen kesehatan terhadap semua penumpang dan pengguna jalan di semua moda transportasi . Hal ini mempertimbangkan masih besarnya potensi mobilitas yang dilakukan pasca tanggal 17 Mei 2021 khususnya yang berasal dari Sumatera  dan Jawa Tengah, Jawa Barat, serta Jawa Timur yang masuk ke Jawa atau Jabodetabek," kata Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dalam keterangan resmi, Senin (17/5/2021).

Menhub juga meminta kepada seluruh stakeholders transportasi agar memastikan protokol kesehatan dapat diterapkan dengan baik pada fasilitas publik seperti terminal, stasiun, pelabuhan, maupun bandara. Jumlah petugas maupun intensitas pengawasannya juga harus ditingkatkan.

Terkait dengan pelaksanaan larangan mudik hingga tanggal 15 Mei 2021, lanjut Budi, secara umum terjadi penurunan mobilitas penumpang di semua moda  hingga 84%. Penurunan tertinggi terjadi di transportasi udara yang secara akumulasi pada pelarangan 6-15  Mei 2021 rata-rata penumpang harian turun hingga 93% dibandingkan hari biasa di bulan April 2021. Sedangkan transportasi untuk logistik tidak ada penurunan.

Meskipun terjadi penurunan volume penumpang secara signifikan, papar dia, tetap perlu diwaspadai aktivitas perjalanan masyarakat di masa pascapeniadaan mudik, tepatnya di tanggal 18-24 Mei 2021. Dengan meningkatnya kasus positif di Sumatera dalam beberapa minggu terakhir, maka perlu dilakukan pengetatan di Pelabuhan Penyeberangan  Bakauheni. Sejak 15 Mei 2021 telah diberlakukan ketentuan wajib membawa  hasil rapid antigen. Penumpang diminta melakukan tes secara mandiri lebih awal di daerah asalnya untuk menghindari penumpukan di pelabuhan.

"Dengan adanya pengetatan pemeriksaan ini diharapkan masyarakat yang  masuk ke Jawa terutama dari wilayah yang terindikasi kenaikan kasus Covid-19 tidak berpotensi mengakibatkan penularan," ucap Menhub.

 

Editor : Hari Gunarto (hari_gunarto@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN