Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Legimin, Petani Nanas

Legimin, Petani Nanas

KISAH SUKSES

Legimin, Petani Nanas Berkualitas Ekspor di Lahan Gambut

Sabtu, 8 Agustus 2020 | 10:10 WIB
Kunradus Aliandu (kunradus@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Nanas merupakan salah satu buah yang banyak dibudidayakan petani, terutama di lahan gambut dangkal. Potensi nanas yang ditanam di lahan gambut itu luar biasa besar dan paling efisien, sehingga hasil dari bertani nanas ini mampu mendongkrak ekonomi petani.

Legimin dan kelompok tani di Desa Pagaruyung, Kabupaten Kampar, Riau, juga termasuk yang meraup banyak keuntungan dari budidaya nanas di lahan gambut. Tak tanggung-tanggung, nanas yang ditanam berkualitas ekspor. Terbukti, banyak tengkulak membeli nanas tersebut dan menjualnya ke Batam, selanjutnya diekspor ke Singapura.

Misngadi, pendamping Kelompok Masyarakat (Pokmas) Riau mengatakan, perawatan nanas sangat cocok di lahan gambut dangkal. Hasil dari budi daya nanas di lahan gambut ini sudah dijual ke beberapa wilayah di Indonesia. “Kami sudah membuka link antarprovinsi di pertengahan 2020,” ucap dia.

Misngadi menyebut, meski harganya sedang terombang-ambing, permintaan nanas tahun ini masih ada. Saat ini nanas per gandeng, berisi dua buah nanas besar seharga Rp 7.000. “Tidak jatuh sekali harga nanas. Harapannya ke depan para petani bisa mendapat bantuan penjualan,”tuturnya.

Seperti diketahui, potensi ekspor nanas dari Indonesia meningkat tiap tahunnya. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada 2013 hingga 2018 ekspor nanas terus mengalami kenaikan. Ekspor nanas pada 2013 tercatat 174 ribu ton. Sementara itu, pada 2018 terjadi kenaikan signifikan menjadi 229 ribu ton.

Ekspor nanas juga lebih besar dibandingkan komoditas buah lain. Data BPS mencatat ekspor nanas Indonesia tertuju ke 76 negara, di antaranya Hong Kong, Taiwan, China, dan Jepang. Wilayah penghasil nanas terbesar yaitu Lampung dengan 32,8% dari total produksi nanas nasional. Disusul, Jawa Barat 11,4%, Sumatera Utara 10,9%, Jawa Tengah dan Jawa Timur 8%.

Editor : Kunradus Aliandu (kunradu@investor.co.id)

BAGIKAN