Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Tandan buah segar (TBS) kelapa sawit. Foto: Laporan tahunan PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk.

Tandan buah segar (TBS) kelapa sawit. Foto: Laporan tahunan PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk.

Lemhannas Usul Pembentukan Badan Otorita Sawit

Rabu, 10 Februari 2021 | 11:43 WIB
Tri Listiyarini

Jakarta, investor.id-Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) mengusulkan pembentukan Badan Otorita Sawit (BOS) guna mengatasi segala persoalan yang menghambat kemajuan industri sawit nasional. Pembentukan BOS tidak harus dari nol, tapi bisa dengan mengembangkan peran Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

Deputi Pengkajian Strategis Lemhannas Reni Mayerni mengatakan, Lemhannas terlibat dalam kajian komprehensif akan komoditas sawit karena sawit merupakan komoditas andalan Indonesia. Lemhannas memandang sawit sebagai bagian dari aspek ketahanan nasional dengan memandangnya dari gatra ekonomi dan gatra spasial. “Karena itu, kami pun mengusulkan pembentukan BOS untuk memajukan industri sawit nasional,” kata Reni dalam seminar daring bertajuk Strategi Penguatan Kebijakan Pengelolaan Sawit Secara Berkelanjutan : Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat Dalam Rangka Ketahanan Pangan Nasional di Jakarta, Rabu (10/2).

Dia menjelaskan, BOS akan menjadi wadah untuk menyelesaikan permasalahan tumpang tindih regulasi, tumpang tindih antarkementerian/lembaga, serta tumpang tindih antara pemerintah pusat dan daerah, dalam penanganan permasalahan sawit. BOS memiliki kewenangan untuk mengembangkan daya saing dan produktivitas sawit dari hulu sampai hilir. “BOS dapat dikembangkan dari BPDPKS di mana perannya ditingkatkan tidak hanya untuk pengelolaan pendanaan sawit, sehingga pembentukan BOS tidak mulai dari nol,” jelas Reni.

Salah satu peran Lemhannas adalah menanggulangi ancaman dan hambatan terhadap ketahanan nasional, termasuk sumber kekayaan alam dan sawit masuk dalam sumber kekayaan alam tersebut. “Karena sawit merupakan komoditas penting maka kami melihat hal ini dari sisi gatra ekonomi. Di sisi lain, sawit berada di daerah dan ketahanan nasional tersusun dari ketahanan di daerah sehingga kami melihat sawit juga dari gatra spasial,” jelas dia.

 

 

Editor : Tri Listiyarini (tri_listiyarini@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN