Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana B Pramesti. Foto: faktanews.com

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana B Pramesti. Foto: faktanews.com

Libur Akhir Tahun, Kemenhub Siapkan Kapasitas 8,9 juta Kursi Pesawat

Thresa Sandra Desfika, Jumat, 29 November 2019 | 17:35 WIB

JAKARTA, investor.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan para operator penerbangan menyediakan total kapasitas 8,9 kursi pesawat selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020. Adapun kebutuhannya sendiri sekitar 5,3 juta tempat duduk.

"Secara kapasitas tempat duduk, selama periode Nataru 2020 untuk penerbangan berjadwal domestik dan internasional membutuhkan total 5,3 juta tempat duduk dan sekarang sudah tersedia 8,9 juta tempat duduk," ungkap Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Polana B Pramesti dalam keterangannya, Jumat (29/11).

Polana menambahkan, untuk periode Nataru tahun ini, pesawat udara yang akan beroperasi sebanyak 495 pesawat dari 12 badan usaha angkutan udara niaga berjadwal. Kemenhub pun telah mempersiapkan apabila dibutuhkan penerbangan tambahan (extra flight) pada rute-rute tertentu untuk memberikan pelayanan konektivitas bagi masyarakat.

Polana menyebut, dijadwalkan pos koordinasi (posko) angkutan udara Nataru diselenggarakan mulai 19 Desember 2019 dan berakhir pada 6 Januari 2020. "Diperkirakan puncak Nataru terjadi pada tanggal 21 Desember 2019 dan arus balik pada 5 Januari 2020, peningkatan penumpang ini dipengaruhi oleh cuti bersama dan libur sekolah," sebut Polana.

Dia menekankan, Kemenhub melakukan berbagai persiapan dalam rangka tetap memprioritaskan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penerbangan. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi meningkatnya pengguna jasa transportasi udara dan meminimalisasi hal-hal yang tidak diinginkan mengingat datangnya musim hujan yang dapat mengganggu kelancaran operasional penerbangan

“Menjelang Nataru, kami melakukan persiapan bersama dengan operator bandara, operator penerbangan, dan stakeholders penerbangan lainnya sehingga diharapkan dapat melayani calon pengguna jasa transportasi dengan baik dengan tetap mempriotaskan keselamatan dan keamanan penerbangan," sebut Polana.

Dalam penyelenggaraan angkutan Nataru, menurut Polana, Kemenhub akan melaksanakan inspeksi dengan sebaran lokasi sebanyak 38 bandar udara untuk penerbangan dalam negeri dan 7 lokasi bandara udara untuk penerbangan luar negeri.

“Tahun ini, cakupan lebih luas karena ditambah dengan Yogyakarta Internasional Airport (YIA) Kulonprogo dan Bandar Udara Kertajati, Majalengka. Kita memandang perlu untuk memperluas pemantauan dikarenakan Bandara YIA dan Bandara Kertajati telah aktif melakukan operasional penerbangan," tutur Polana.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA