Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Teten Masduki. Sumber: Humas Kementerian Koperasi dan UKM

Teten Masduki. Sumber: Humas Kementerian Koperasi dan UKM

LPDB Berikan Relaksasi untuk 40 Koperasi Mitra

Arnoldus Kristianus, Selasa, 30 Juni 2020 | 21:05 WIB

JAKARTA, investor.id -Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki mengatakan, Lembaga Pengelolaan Dana Bergulir (LPDB) sudah memberikan relaksasi terhadap 40 mitra koperasi.

Pemerintah melalui Program Pemulihan Ekonomi Nasional telah menambahkan alokasi dana untuk LPDB sebesar Rp 1 triliun.

“Saat ini untuk kebijakan koperasi yang menjadi mitra LPDB Alhamdullilah sudah kami selesaikan 100%,” ucap Teten dalam video conference pada Selasa (30/6).

Hal ini tidak terlepas dari arahan Presiden Joko Widodo untuk memberikan stimulus terhadap koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terdampak Covid 19 dalam waktu cepat Teten mengatakan, pihaknya juga menyediakan kesempatan bagi koperasi untuk mengajukan pinjaman modal kerja baru. Baik yang belum pernah menjadi mitra LPDB maupun yang sudah.

Untuk koperasi yang sudah menjadi mitra LPDB selain diberikan relaksasi juga akan ditawarkan untuk melakukan top up tambahan modal kerja.

“Kami mencatat ada 266 KSP yang ditargetkan untuk mendapatkan relaksasi dan tambahan modal kerja baru,” ucap Teten.

LPDB diharapkan terus berperan bagi Koperasi Simpan Pinjam yang sedang kesulitan karena terdampak pandemi Covid-19. Koperasi diharapkan menjadi mitra pembiayaan untuk pelaku UMKM.

“Tujuan kami adalah untuk membantu keuangan koperasi yang selama ini kami tahu banyak anggotanya yang dari pinjaman dan juga tidak sanggup membayar cicilan karena kegiatan usaha terganggu,” ucap Teten.

Dalam program PEN pemerintah menganggarkan Rp 123,46 triliun untuk pemulihan UMKM. Dana ini terbagi dalam beberapa kelompok yaitu Rp 35,28 triliun untuk subsidi bunga UMKM. Penempatan dana untuk restruktrisasi UMKM dan padat karya UMKM sebesar Rp 78,78  triliun. Membebaskan pajak penghasilan (PPh) final UMKM dengan total alokasi Rp 2,4 triliun. Menganggarkan dana untuk Imbal Alokasi Penjaminan (IJP) sebesar Rp 5 triliun. Selain itu pemerintah juga melakukan pembiayaan investasi kepada Koperasi melalui  LPDB sebesar Rp 1 triliun.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN