Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di DPR, Senin (13/9/2021). Foto: Humas Kemenkeu

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di DPR, Senin (13/9/2021). Foto: Humas Kemenkeu

Lumayan, Penerimaan Pajak E-Commerce Rp 3,5 Triliun Sampai Awal September

Selasa, 14 September 2021 | 13:26 WIB
Triyan Pangastuti

JAKARTA, Investor.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani melaporkan realisasi penerimaan pajak pertambahan nilai (PPN) perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE) alias e-commerce hingga awal September 2021 mencapai Rp 3,5 triliun. Jumlah ini meningkat 40% dibandingkan periode per akhir Agustus Rp 2,5 triliun.

“Sampai saat ini, kerja sama telah dilakukan terhadap 83 PMSE ,”ujar dia dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR, Senin (13/9/2021).

Adapun hingga 6 September 2021, Ditjen Pajak kembali menunjuk dua perusahaan yang memenuhi kriteria sebagai pemungut PPN PMSE atas produk digital luar negeri yang dijual kepada konsumen di Indonesia, yakni WeTransfer B.V dan OffGamers Global Pte Ltd.

Dengan penambahan dua perusahaan tersebut, Pemungut PPN PMSE yang telah ditunjuk Ditjen Pajak menjadi 83 badan usaha.

Adapun aturan mengenai PMSE diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 48/PMK.03/2020. PMK ini antara lain memuat penunjukan pelaku usaha sebagai Pemungut PPN PMSE, tatacara pemungutan dan pelaporan PPN PMSE, dan kriteria penetapan Pemungut PMSE.


 

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN