Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Juru Bicara Kementerian Perhubungan (Kemhub) Adita Irawati dalam Rapat Koordinasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nasional, Senin, 31 Mei 2021.

Juru Bicara Kementerian Perhubungan (Kemhub) Adita Irawati dalam Rapat Koordinasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nasional, Senin, 31 Mei 2021.

Masa Pengetatan Berakhir, Kemhub Minta Pengawasan Prokes Tetap Ditingkatkan

Senin, 31 Mei 2021 | 19:19 WIB
Herman

JAKARTA, investor.id  – Juru Bicara Kementerian Perhubungan (Kemhub) Adita Irawati mengungkapkan, kebijakan peniadaan mudik Lebaran 2021 secara umum telah berjalan dengan baik dan berhasil mengurangi mobilitas penumpang di semua moda transportasi. Namun berdasarkan data mobilitas keluar/masuk kendaraan Jabodetabek baik tol maupun  jon-tol hingga 29 Mei 2021, masih terdapat selisih sekitar 1,2 juta kendaraan yang belum kembali.

Karenanya, menurut Adita diperlukan antisipasi pengetatan mobilitas untuk memastikan pelaku perjalanan adalah orang yang sehat. Sementara itu khusus untuk lintas penyeberangan Merak – Bakauheni masih terdapat selisih sekitar 32.000 penumpang yang belum kembali ke Pulau Jawa.

“Dengan berakhirnya masa peniadaan mudik Idulfitri 1442 hijriah pada 31 Mei 2021, maka pengaturan perjalanan kembali kepada aturan sebelumnya dan dengan protokol kesehatan yang ketat. Sehingga kami merekomendasikan untuk mencegah penyebaran Covid-19 melalui sarana angkutan umum, perlu ditingkatkan pengawasan terhadap protokol kesehatan (prokes) dan pemberlakuan screening test di angkutan umum, khususnya di transportasi darat dan penyeberangan yang masih ada potensi pergerakan orang masuk ke Pulau Jawa” kata Adita Irawati dalam Rapat Koordinasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nasional, Senin (31/5/2021).

Berdasarkan data Kemhub, Adita memaparkan, selama periode 22 April – 14 Mei 2021, tercatat 2,4 juta kendaraan bergerak keluar Jabodetabek melalui jalan tol.Sedangkan pada masa 15 Mei-29 Mei 2021, sebanyak 1,96 juta kendaraan masuk Jabodetabek.

Kemudian selama periode 22 April – 14 Mei 2021, tercatat 2,7 juta kendaraan bergerak keluar Jabodetabek melalui jalan arteri non-tol. Sedangkan yang masuk pada masa 15-29 Mei 2021 sebanyak 1,96 juta kendaran terdiri atas 1,1 juta sepeda motor dan 516.000 mobil pribadi dan sisanya merupakan kendaraan barang dan kendaraan lainnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN