Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
salah satu bagiam boiler di proyek RDMP Balikpapan

salah satu bagiam boiler di proyek RDMP Balikpapan

Melihat dari Dekat 'Kemegahan' Proyek RDMP Balikpapan

Senin, 15 November 2021 | 06:43 WIB
Euis Rita Hartati (erita_h@investor.co.id)

Teriknya mentari di Kota Minyak, Balikpapan, Kalimantan Timur, tak menyurutkan semangat para pekerja dalam menyelesaikan pekerjaan mereka di lapangan. Berbalut busana khusus proyek, lengkap dengan alat pelindung diri (APD), masing-masing memiliki andil dalam menyelesaikan mega proyek yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN), yakni pengembangan (upgrading) kilang Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan.

Pengerjaan proyek milik PT Pertamina (Persero) itu dilakukan bersama oleh PT Rekayasa Industri (Rekind) yang tergabung melalui Joint Operation (JO) bersama tiga perusahaan EPC dari dalam dan luar negeri yaitu PT Pembangunan Perumahan (PP), Hyundai Engineering Co., Ltd. (HEC) dan SK Engineering & Construction Co., Ltd. (SKEC).

Sejumlah alat berat dan canggih terlihat di beberapa lokasi, yang beratnya dalam hitungan ton. Beberapa infrastruktur pun sudah tampak berdiri. Padahal tak mudah mengerjakan proyek di tengah pandemi Covid-19. Bukan saja mengakibatkan adanya keterbatasan ruang gerak tenaga kerja, juga sedikit menghambat mobilitas sarana dan prasarana. Namun, hingga akhir Oktober 2021, Pertamina melalui salah satu anak usaha PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) yakni PT Kilang Pertamina Balikpapan (PT KPB), berhasil mengawal progres proyek hingga lebih dari 43%, atau tepatnya 43,28%, di atas target reforecast sebesar 43,03%.

Lokasi RDMP Kilang Balikpapan yakni Acid Flare
Lokasi RDMP Kilang Balikpapan yakni Acid Flare

“Mengingat RDMP Balikpapan merupakan salah satu tonggak kemandirian energi, PT KPI terus melanjutkan proyek RDMP Balikpapan secara On Time, On Budget, On Specification, On Return, On Regulation (OTOBOSOROR),” kata PTH Direktur Utama PT KPI Suwahyanto saat ditemui di Balikpapan, pekan lalu.

Menginjak usia ke-4 tahun, PT KPI yang kini menjadi induk usaha kilang dan petrokimia Pertamina memiliki kewenangan mengelola RDMP Balikpapan, yang merupakan salah satu proyek terbesar Pertamina.

Menurut Suwahyanto, percepatan ini didukung oleh percepatan delivery peralatan Long Lead Item (LLI) yang mayoritas telah tiba di Balikpapan tahun 2021. Percepatan tersebut juga selaras dengan peak construction RDMP Balikpapan yang diestimasi terjadi pertengahan tahun 2022.

Melalui proyek pengembangan kilang Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, Pertamina melalui PT KPI bertekad untuk memuluskan jalan menuju penerapan standar Euro V di Indonesia
Melalui proyek pengembangan kilang Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, Pertamina melalui PT KPI bertekad untuk memuluskan jalan menuju penerapan standar Euro V di Indonesia

Direktur Utama PT KPB Feri Yani mengatakan bahwa RDMP Balikpapan ditargetkan onstream pada akhir 2024. Keberadaan RDMP Balikpapan bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi Kilang RU V Balikpapan dari 260.000 barel per hari (bph) menjadi 360.000 bph, dan menghasilkan produk-produk berkualitas yang memenuhi standar Euro V. RDMP yang dijalankan juga bertujuan untuk meningkatkan fleksibilitas mengolah minyak mentah ekonomis yang tersedia di pasar. Selain itu, RDMP Balikpapan juga bertujuan meningkatkan kompleksitas kilang dari 4.4 menjadi 8.8 yang dihitung melalui Nelson Complexity Index.

Corporate Secretary PT KPI Ifki Sukarya menambahkan, Proyek RDMP Balikpapan tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kilang, tetapi juga mewujudkan green refinery, kilang hijau yang menghasilkan produk berkualitas dan bernilai tinggi, serta berwawasan lingkungan, sesuai dengan standar Euro V, dengan target penyerapan TKDN minimum 30%. Produk standar Euro V sendiri memiliki keunggulan lain yakni tingkat konsumsinya yang lebih hemat.

Bagi Pertamina, lanjut Ifki, proyek ini adalah proyek yang terbesar yang pernah dikelola, khususnya di sektor refining & petrochemical (pengolahan dan petrokimia). “Kilang Pertamina Balikpapan ini memang saat ini merupakan kilang terbesar kedua yang dimiliki Pertamina. Sekitar 25% kapasitas kilang nasional dipenuhi dari sana. Jadi kilang ini memang posisinya strategis, terutama untuk memenuhi kebutuhan energi di wilayah Indonesia timur," ungkap Ifki.

Salah satu pekerja Pertamina
Salah satu pekerja Pertamina

Pengembangan Kilang Balikpapan melalui proyek RDMP akan menambah jajaran produk-produk berkualitas tinggi yang selama ini sudah diproduksi, yaitu High Speed Diesel 50 ppm (HSD 50 ppm), Net Bottom Fractionator (NBF), Smooth Fluid (SF) 05, Low Aromatic White Spirit (LAWS), dan Marine Gasoil (MGO) Low Sulfur. Di samping itu, Kilang Balikpapan akan memproduksi produk baru, yaitu propylene (propilena) yang digunakan sebagai bahan baku pabrik polypropylene (polipropilena).

Sementara dalam skala yang lebih global, menurut Ifki, upaya PT KPI dalam memenuhi standar Euro V melalui RDMP Balikpapan juga mendukung komitmen Indonesia dalam menanggulangi perubahan iklim.

“Indonesia telah diperhitungkan sebagai negara super power potensial dalam penanggulangan perubahan iklim dan bahkan telah menjadi first mover dengan pengesahan Perpres NEK. Negeri kita berupaya memenuhi target NDC (Nationally Determined Contribution) kedua yang dimutakhirkan, yaitu penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) sebesar 29% pada 2030 atau 41% dengan dukungan internasional. Di sinilah PT KPI hadir mendukung pencapaian target-target tersebut,” pungkas Ifki. Dia optimistis bahwa proyek ini dapat diselesaikan tepat waktu, dan menjadi kebanggaan Bangsa Indonesia












 

 

Editor : Euis Rita Hartati (euis_somadi@yahoo.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN