Menu
Sign in
@ Contact
Search
Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati yang akrab disapa Nuning. (Foto: Primus Dorimulu)

Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati yang akrab disapa Nuning. (Foto: Primus Dorimulu)

Membangun UMKM, Membangun Perempuan

Rabu, 16 Nov 2022 | 18:08 WIB
Primus Dorimulu (primus@investor.co.id)

NUSA DUA, investor.id – Perempuan adalah entitas dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Mayoritas pelaku UMKM, khususnya usaha mikro (termasuk ultramikro) adalah perempuan. Untuk mengakselerasi kemajuan UMKM, pemberdayaan perempuan menjadi keharusan. Jika perempuan Indonesia cerdas, memiliki keterampilan, dan terliterasi dalam menggunakan digital kegiatan bisnis, UMKM akan dengan cepat naik kelas.

“Membangun UMKM adalah membangun perempuan karena merekalah entitas UMKM,” kata Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati kepada Investor Daily, Selasa (15/11/2022). Staf pengajar Universitas Pertahanan (Unhan) dan Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) itu menilai bahwa pertemuan para pelaku bisnis di Business Twenty (B20) sukses membahas isu strategis di bidang pangan, energi bersih, ekonomi hijau, digitalisasi, investasi, dan UMKM. B20 merupakan rangkaian dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Group of Twenty (G20). B20 berlangsung Minggu (13/11/2022) hingga Senin (14/11/2022), sedangkan G20 pada Selasa (15/11/2022) hingga Rabu (16/11/2022).

Baca juga: Dorong UMKM Go Global, BRI Suguhkan BRILIANPRENEUR untuk Kepala Negara G20

Untuk mengakselerasi kemajuan UMKM, demikian Nuning, nama sapaan Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati, perhatian terhadap perempuan perlu lebih ditingkatkan. Mereka perlu diberikan literasi tentang digitalisasi dan keterampilan menggunakan berbagai platform digital dan e-commerce untuk kegiatan bisnis. Saat ini, baru 19 juta dari 65 juta UMKM yang menggunakan e-commerce untuk kegiatan bisnis. Dari 65 juta UMKM, 63 juta adalah usaha mikro, termasuk ultramikro.

Advertisement

“Perempuan Indonesia masih tertinggal di bidang digitalisasi,” ungkap Nuning. Ketertinggalan perempuan Indonesia di bidang digitalisasi tidak hanya terjadi di perdesaan, melainkan juga di perkotaan. Nuning mengimbau sejumlah kementerian agar bekerjasama membangun UMKM. Selama ini, anggota DPR RI periode 1999-2004 dan 2009-2014 itu melihat sejumlah Kementerian tidak terkoordinasi dalam menangani UMKM.

Baca juga: UMKM Berperan Penting Jaga Pertumbuhan dan Kestabilan Ekonomi

UMKM tidak saja ditangani Kementerian Koperasi dan UKM, tapi juga Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Kementerian BUMN, Kementerian Pertanian, dan sejumlah kementerian lainnya. Presiden Jokowi pun menetapkan UMKM sebagai salah satu fokus pembangunan. Karena itu, pembangunan UMKM harus menjadi perhatian semua kementerian.

Presiden acap menyerukan agar UMKM naik kelas. Produk dan jasa yang dihasilkan UMKM harus berstandar global. Hanya dengan demikian, usaha ultramikro menjadi usaha mikro, usaha mikro bisa menjadi usaha menengah, dan selanjutnya menjadi usaha besar.

Pada diskusi tentang kesetaraaan perempuan dan pria di B-20, Senin (14/11/2022), Duta PBB Anna Hathaway lewat layar virtual menilai, kesetaraan gender masih menjadi masalah di Asia dan Afrika. Perempuan belum banyak terlibat dalam kegiatan yang selama ini hanya dilakukan kaum pria. Artis Hollywood itu menyarankan agar perempuan diberikan peran lebih besar dalam pembangunan, khususnya di bidang ekonomi.

Baca juga: Pemerintah Tingkatkan Literasi Digital Pelaku UMKM

Kemajuan ekonomi suatu negara, kata Direktur Pelaksana Bank Dunia Mari Elka Pangestu pada kesempatan yang sama, ditentukan oleh kemajuan perempuan. Perempuan di negara terbelakang umumnya tertinggal dan ketertinggalan itu disebabkan oleh peran mereka yang tidak setara dengan kaum pria. Sedang di negara maju, kualitas dan keterlibatan perempuan dalam kegiatan ekonomi dan sosial sudah tidak kalah dari pria.

Nuning memuji keberhasilan Indonesia sebagai tuan rumah G20. Keterlibatan negara anggota dalam rangkaian diskusi juga perlu diapresiasi. Namun, semua kesepakatan yang dihasilkan hendaknya bisa diimplementasi. Hanya dengan begitu, G20 dinilai bermanfaat, baik bagi negara anggota maupun bagi dunia.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com