Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menaker Ida Fauziyah. (ist)

Menaker Ida Fauziyah. (ist)

Menaker Dampingi Wapres Buka Rembuk BLK Komunitas di Tasikmalaya

Senin, 7 Juni 2021 | 18:13 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id - Wakil Presiden RI KH Ma'ruf Amin dan Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar (Gus AMI) dijadwalkan membuka Rembuk Nasional Vokasi dan Kewirausahaan BLK Komunitas di Pondok Pesantren Cipasung, Tasikmalaya, Selasa (8/6/2021). Kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah.

"Ini bentuk komitmen Kemenaker untuk meningkatkan kompetensi SDM (sumber daya manusia) Indonesia melalui pelatihan yang diselenggarakan di BLK dan BLK Komunitas,” kata Menaker Ida Fauziyah dalam keterangan resmi, Senin (7/6).

Menaker juga berpesan tentang pentingnya mutu program pelatihan ini. Lulusannya harus memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan dunia kerja agar mereka mampu terserap industri dan punya kemampuan memadai, serta menjamin manfaat serta keberlangsungan BLK di masing-masing daerah.

Ida juga mendorong pengelola BLK Komunitas bisa memanfaatkan segala sumber daya untuk mendukung program BLK, termasuk merangkul para pemangku kepentingan dari semua kalangan.

"Jadi, jangan sampai BLK mangkrak atau berubah fungsi dari tujuan pendiriannya setelah tidak mendapatkan paket pelatihan dari Kementerian Ketenagakerjaan," kata dia.

Direktur Eksekutif Lembaga Riset dan Analisis Kebijakan Publik The Prakarsa Ahmad Maftuchan menilai BLK Komunitas punya peranan strategis dalam memastikan ketersediaan tenaga kerja berkualitas melalui pelatihan vokasi.

"Kehadiran BLK Komunitas memang dibutuhkan, apalagi di masa pandemi seperti ini," kata dia.

Sementara itu, Pimpinan BLK Komunitas Attaubah Pondok Pesantren Kaum, Karawang Hendro Wibowo mengatakan, seiring dengan semakin ketatnya persaingan dunia kerja, BLK Komunitas menjadi solusi bagi warga yang ingin meningkatkan kompetensi.

"Alhamdulillah banyak menghasilkan SDM yang kompeten. Segmentasi usia produktif yang mengikuti pelatihan juga memberi banyak kesempatan para peserta untuk memilih ingin menjadi apa setelah ikut program ini," kata dia.

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN