Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Mendag Muhammad Lutfi dalam acara

Mendag Muhammad Lutfi dalam acara "Trade, Tourism, and Investment Forum Reviving Global Trade through Strengthening Regional Economic Partnership" yang digelar secara virtual pada Kamis 21 Oktober 2021. (Foto: Dok. Kemendag)

Mendag Dorong Penguatan Kerja Sama Ekonomi Kawasan

Jumat, 22 Oktober 2021 | 16:24 WIB

JAKARTA, investor.id - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengatakan, Indonesia akan melanjutkan reformasi perdagangan agar lebih terintegrasi ke dalam ekonomi dunia. 

Karenanya, Indonesia mendukung ekonomi yang lebih terbuka, melakukan perdagangan secara adil, serta saling menguntungkan untuk mendapatkan pasar yang lebih baik.

Hal ini disampaikan Mendag Lutfi dalam acara “Trade, Tourism, and Investment Forum Reviving Global Trade through Strengthening Regional Economic Partnership” yang digelar secara virtual pada Kamis (21/10).

Acara ini merupakan bagian dari rangkaian gelaran Trade Expo Indonesia (TEI) ke-36 Digital Edition yang mengusung tema “Reviving Global Trade” yang dibuka pada hari yang sama.

“Diharapkan forum ini dapat menghasilkan diskusi tentang tantangan, peluang, dan ide di sektor perdagangan, pariwisata, dan investasi global. Diharapkan juga, forum ini dapat memberikan perkembangan kebijakan, informasi, dan strategi terkini ketiga sektor tersebut,” kata Mendag Lutfi.

Menurut Lutfi, koherensi kebijakan antara perdagangan, investasi, dan kawasan industri akan secara signifikan menguntungkan dunia, khususnya pemulihan dan pembangunan ekonomi.

“Perdagangan dan investasi yang tertanam dalam rantai nilai global dan regional adalah alat yang ampuh untuk meningkatkan industrialisasi, pertumbuhan, dan menciptakan kondisi yang berkelanjutan, terutama pascapandemi Covid-19,” ucapnya.

Indonesia, lanjut Mendag, memastikan bahwa perdagangan dan investasi internasional dapat berkontribusi efektif terhadap pemulihan ekonomi global.

“Indonesia akan terus merundingkan perjanjian perdagangan dengan pemikiran yang sama, baik negara besar dan kecil, sebagai upaya untuk posisi yang lebih baik dalam rantai nilai global,” terang Mendag.

Saat ini, lanjutnya, Kemendag sedang dalam proses negosiasi 23 kesepakatan perdagangan bilateral dan regional.

Hal senada juga diungkapkan oleh Direktur Pelaksana Kebijakan Pengembangan dan Kemitraan Bank Dunia Mari Elka Pangestu. 

Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi 6,7 persen pada 2022. Pada umumnya, Asia Timur menunjukkan perbaikan. Negara-negara yang pasarnya terintegrasi lebih kuat dalam rantai nilai global pulih lebih cepat dan lebih kuat.

“Menjaga pasar tetap terbuka, mendiversifikasi akses pasar, dan mendiversifikasi produk harus menjadi strategi Indonesia,” tandas Mari.

Sementara itu, Singapura berharap bisa terus bekerja sama dengan Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Perdagangan dan Industri Singapura Gan Kim Yong. Ia menjelaskan, Indonesia-Singapura memiliki hubungan bilateral jangka panjang yang didukung kerja sama ekonomi yang kuat, bahkan di masa pandemi Covid-19.

“Kami berharap dapat terus bekerja sama dengan Indonesia untuk memperkuat lembaga- lembaga regional dan multilateral, termasuk Asean dan WTO. Sehingga, dapat mendukung pertumbuhan ekonomi kita dan meningkatkan taraf hidup masyarakat kita,” ujar Gan Kim Yong.

Menurut Sekretaris Departemen Perdagangan dan Industri Filipina Ramon M Lopez, pemerintah Filipina berkomitmen terhadap nota kesepahaman (MoU) dengan Indonesia tentang kerja sama promosi investasi yang ditandatangani pada 2020.

Isi MoU meliputi pertukaran informasi, seperti kebijakan, regulasi, dan prosedur perizinan investasi, peluang investasi di kedua negara, serta realisasi investasi asing.

“Marilah, kita bersama-sama membangun kemitraan kerja sama ekonomi yang lebih hidup dan responsif,” ucap Lopez.

Editor : Jayanty Nada Shofa (JayantyNada.Shofa@beritasatumedia.com)

Sumber : PR

BAGIKAN