Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dalam sembutannya pada Rapat kerja Kementerian Perdagangan, Kamis (4/3/2021). Sumber: BSTV

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dalam sembutannya pada Rapat kerja Kementerian Perdagangan, Kamis (4/3/2021). Sumber: BSTV

Mendag Fokus Tingkatkan Perdagangan Indonesia

Sabtu, 6 Maret 2021 | 09:38 WIB
Fajar Widhiyanto

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menegaskan, pihaknya akan fokus meningkatkan perdagangan Indonesia, di antaranya dengan menjamin stabilitas harga barang pokok, menjaga pasar Indonesia, menciptakan pelaku usaha berorientasi global, serta membuka pasar baru.

Hal ini disampaikan Mendag pada Penutupan Rapat Kerja Kementerian Perdagangan yang digelar secara hybrid pada Jumat (5/3). Mendag menyampaikan, ada beberapa hal yang menjadi perhatian dalam perdagangan Indonesia. Di antaranya adalah stabilisasi harga dan pasokan barang kebutuhan pokok, khususnya menjelang hari besar keagamaan nasional.

“Untuk itu, Kemendag akan fokus pada suplaibarang pokok dan penting untuk menjaga stabilitas harga. Kemendag juga akan memprediksi dan melakukan mitigasi terhadap harga barang kebutuhan pokok,” kata Mendag seperti dikutip dari laman resmi Kemendag.

Lutfi mengungkapkan, Indonesia memiliki pasar yang besar dan selalu menjadi sasaran penetrasi pasar negara lain. Sehingga pasar Indonesia menurut Lutfi harus dijaga. “Tujuannya, untuk meningkatkan produksi dalam negeri, penyerapan tenaga kerja, serta menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia. Diharapkan seluruh aspek di perdagangan dapat menjaga pasar Indonesia,” ujarnya.

Lutfi juga menyebut pihaknya akan mendorong pertumbuhan pelaku usaha. Salah satunya adalah sektor fesyen Islami Indonesia mengingat jumlah penduduk yang didominasi oleh warga muslim. Berikutnya yang akan didorong adalah industri halal Indonesia. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah dan swasta untuk bisa mewujudkan industri halal yang mapan.

“Masyarakat Indonesia memiliki peluang besar dalam menjaga pasar Indonesia. Tugas Kemendag adalah membantu memastikan pasar berjalan dan memastikan pelaku usaha Indonesia menjadi tuan rumah dan pemenangdi tingkat regional, bahkan global,”ujar Mendag.

Ia pun meminta perwakilan perdagangan luar negeri untuk membuka pasar negara tujuan ekspor lebih dalam. Di antaranya dengan memastikan agar negara tujuan eskpor mengenal produk Indonesia dan dengan berkomunikasi dengan pasar tujuan ekspor.

“Indonesia memiliki produk berkualitas ekspor. Untuk itu,kita harus dapat melihat pasar nontradisional sebagai peluang. Diharapkan kita dapat memetik hasil yang lebih baik dengan memanfaatkan perjanjian perdagangan internasional,” ujarnya.

Menutup Raker, Mendag menekankan agar seluruh jajaran Kemendag dapat bekerja dengan menyusun perencanaan yang matang, melakukan eksekusi kebijakan, serta mereviu kebijakan yang telah ditetapkan. Dengan demikian, tujuan yangingin diraih akan dapat tercapai.

Dalam kesempatan yang sama Sekretaris Jenderal Kemendag Suhanto menyampaikan, Kemendag telah menyusun rumusan Raker untuk menjabarkan arahan Presiden dalam program atau kegiatan tahun 2021 dan 2022. Rumusan tersebut merupakan masukan dari para narasumber dan dari diskusi panel.

Dua rumusan raker yang dihasilkan adalah rumusan perdagangan dalam negeri, yaitu menjamin dan menyediakan pasokan dan stabilisasi harga; menciptakan peluang kerja; menciptakan perdagangan digital yang adil dan bermanfaat; mendorong perkembangan dan memberdayakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM); memberikan perlindungan bagi UMKM terhadap harga predator (predatory pricing) di platform niaga elektronik (e-commerce); serta mengembangkan pasar produk nasional Indonesia.

Kedua, rumusan tentang peningkatan ekspor nonmigas, yaitu mendorong peningkatan ekspor nonmigas ke pasar utama dan pasar potensial tahun 2021, meningkatkan fasilitasi perdagangan luar negeri, meningkatkan implementasi perjanjian perdagangan dan pemanfaatan Free Trade Agreement (FTA) Center, serta meningkatkan peran pemerintah daerah.

“Diharapkan rumusan Raker ini dapat menjadi acuan dalam pelaksanaan program kerja tahun 2021 dan melengkapi deliverable yang telah disusun sebelumnya. Pelaksanaan rumusan Raker tersebut tentunya dapat lebih optimal dengan didukung oleh implementasi pemerintahan yang dinamis di lingkungan Kementerian Perdagangan,” kata Suhanto.

Editor : Fajar Widhi (fajar_widhi@investor.co.id)

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN