Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Udang galah. Foto ilustrasi: IST

Udang galah. Foto ilustrasi: IST

Mendagri Minta Kepala Daerah Dukung Budidaya Udang

Kamis, 13 Agustus 2020 | 06:42 WIB
Tri Listyarini (tri_listiyarini@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id –Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian telah menginstruksikan seluruh gubernur di Indonesia untuk mendukung pengembangan tambak udang dan peningkatan kenyamanan berusaha di bidang budidaya udang. Instruksi tersebut tertuang dalam surat Mendagri bernomor 523/4534/ SJ tertanggal 10 Agustus 2020 yang ditujukan kepada gubernur di seluruh Indonesia.

Surat tersebut bersifat segera dengan mengandung perihal dukungan pengembangan tambak udang dan peningkat kenyamanan berusaha budidaya udang. Surat ditembuskan ke Menko Kemaritiman dan Investasi, Menteri Kelautan dan Perikanan, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Kepala Staf Kepresidenan, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan Ketua Ombudsman Republik Indonesia.

Mendagri Tito Karnavian. Foto: IST
Mendagri Tito Karnavian. Foto: IST

Tito menuturkan, surat tersebut dikeluarkan dalam rangka mendukung pengelolaan sumber daya perikanan budidaya berkelanjutan dan pelaksanaan Proyek Prioritas Strategis (major project) Revitalisasi Tambak di Kawasan Sentra Produksi Udang dan Bandeng sebagaimana diamanatkan dalam Perpres No 18 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020-2024.

“Untuk itu, Tito perlu disampaikan bahwa pencapaiam target nasional untuk produksi perikanan budidaya dan pertumbuhan ekspor udang sebagaimana tercantum dalam RPJMN Tahun 2020-2024 perlu didukung dengan sinergitas perencanaan pembangunan dan penyederhanaan perizinan untuk kemudahan berusaha, baik di tingkat pusat maupun daerah ser ta dalam rangka peningkatan lapangan kerja,” jelas Tito.

Sehubungan dengan hal tersebut, Mendagri meminta pa ra gubernur untuk dapat me lakukan pembinaan terhadap penyederhanaan perizinan melalui online single submission (OSS) sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Di sisi lain, gubernur untuk dapat memberikan dukungan program dan kegiatan dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah (RPJMD) dan atau RKPD serta alokasi anggaram dalam APBD guna mendukung pendapatan target nasional budidaya udang.

Edhy Prabowo. Foto: IST
Edhy Prabowo. Foto: IST

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menyatakan, pemerintah memang memberikan kemudahan perizinan bagi perusahaan tambak udang, hal itu untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Presiden Joko Widodo sudah memerintahkan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) untuk mempermudah pengurusan izin usaha dari 21 jenis izin, namun kini menjadi satu pintu. Perizinan usaha tambak udang diarahkan kepada Menko Kemaritiman dan Investasi, sedangkan pengawasan ditangani KKP.

Edhy Prabowo menuturkan, kemudahaan perizinan usaha tersebut diberikan agar investor menanamkan modalnya di daerah tumbuh dan berkembang, sehingga dapat menopang perekonomian daerah tersebut.

“Dalam enam bulan ke depan sudah tidak ada lagi alasan kriminalisasi terhadap perusahaan tambak udang. Kehadiran perusahaan tambak udang itu diharapkan dapat memenuhi pasar domestik, selama ini pengelolaan tambak udang belum begitu baik dan masih dipasok ke pasar mancanegara,” ungkap Edhy.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN