Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Logo Kadin Indonesia. Foto: IST

Logo Kadin Indonesia. Foto: IST

Menguat, Desakan Penundaan Munas Kadin di Kendari

Rabu, 16 Juni 2021 | 15:41 WIB
Leonard AL Cahyoputra (leonard.cahyoputra@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – Desakan agar penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Kendari, Sulawesi Tenggara ditunda semakin kuat. Alasan penundaan karena melonjaknya kasus Covid-19 akhir-akhir ini termasuk di Kendari.

Setelah beberapa waktu melandai, kasus Covid-19 di Kendari, Sulawesi Tenggara, melonjak tinggi. Selama dua pekan terakhir, lonjakan kasus baru mencapai lima kali lipat. Pemerintah diharapkan meningkatkan upaya pencegahan agar kasus tidak semakin bertambah.

Data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kendari, hingga Senin (14/6/2021), jumlah kasus Covid-19 di wilayah ini mencapai 49 kasus. Dalam sehari, terjadi penambahan 5-10 kasus baru. Padahal, pada akhir Mei lalu, jumlah kasus Covid-19 hanya ada 9 kasus atau telah bertambah lima kali lipat.

Wakil Ketua Umum Bidang Kelautan dan Perikanan Kadin Indonesia Yugi Prayanto menerangkan, Munas merupakan pesta Kadin Daerah. "Kalau memang trennya naik mungkin mesti dipertimbangkan di-postpone. Mungkin sekitar 3-6 bulan lagi. Karena alasan pindah dari Bali karena Covid," ucap dia kepada Investor Daily, Jakarta, Rabu (16/6).

Namun, Yugi menyerahkan keputusan penundaannya Munas tersebut kepada Kadin Daerah dan panitia penyelenggara Munas. Perihal usulan Munas dilakukan secara hybird yaitu online dan offline, dia menyerahkan keputusannya kepada pemilik suara dalam Munas.

"Saya bukan pemilik suara, tetapi baiknya tanya sama daerah lagi dan panitia. Yang pasti progam dan kegiatan Kadin jalan seperti biasa," ucap dia.

Sebelumnya, Munas VIII Kadin Indonesia juga harus tertunda pelaksanaannya karena pertimbangan isu kesehatan. Waktu dan tempat penyelenggaraan pun harus bergeser dari yang semula akan diadakan di Bali pada 2-4 Juni 2021 menjadi di Kendari pada 30 Juni 2021.

Selain membahas mengenai kebijakan organisasi, dunia usaha dan perekonomian nasional, Munas Kadin kali ini juga mengagendakan pemilihan Ketua Umum Kadin Indonesia berikutnya untuk periode 2021-2026. Dua kandidat yang akan bertarung untuk memperebutkan posisi ketua umum adalah Presiden Direktur PT Bakrie & Brothers Tbk Anindya Bakrie dan Direktur Utama PT Indika Energy Tbk Arsjad Rasjid.

Editor : Nurjoni (nurjoni@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN