Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Salah satu armada Garuda Indonesia. Foto: IST

Salah satu armada Garuda Indonesia. Foto: IST

Menhub Minta Garuda Lebih Bersinergi Kembangkan Pariwisata

Thresa Sandra Desfika, Kamis, 23 Januari 2020 | 15:33 WIB

JAKARTA, investor.id - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengungkapkan sejumlah pekerjaan rumah (PR) yang harus dituntaskan manajemen baru Garuda Indonesia. Salah satunya adalah maskapai nasional itu harus bisa lebih bersinergi dalam meningkatkan kegiatan pariwisata di tanah air.

Budi Karya menuturkan, Garuda adalah flight carrier kebanggaan Indonesia. Di satu sisi, pihaknya mendukung penuh Garuda Indonesia untuk berkembang. Tetapi, lanjut Budi, Garuda juga harus memberikan ruang kepada stakeholders lain untuk bisa menjadikan Garuda sebagai mitra.

"(Salah satu PR) bagaimana membuat Garuda ke depan bisa bersinergi dengan kepentingan yang lain di Indonesia, apakah berkaitan pariwisata atau kegiatan ekonomi lain," papar Budi Karya Sumadi di Jakarta, Kamis (23/1).

Menhub Budi Karya Sumadi.
Menhub Budi Karya Sumadi.

Persoalan lain, ujar Menhub Budi, adalah ada beban masa lalu yang harus diselesaikan. Terkait hal ini, Budi tak terlalu merinci beban masa lalu itu.

Selain itu, ungkap Budi Karya, manajemen baru Garuda harus berkomitmen melakukan transformasi dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

"Mereka harus melakukan suatu klarifikasi atau perubahan bagaimana GCG (good corporate governance) diterapkan di Garuda. Karena mungkin ini menjadi penting," imbuh mantan direktur utama PT Angkasa Pura II itu.

Budi Karya mengaku, Menteri BUMN Erick Thohir sudah melakukan koordinasi sebelum memutuskan jajaran direksi baru Garuda Indonesia. Menurut Menhub, penunjukan direktur utama Garuda Indonesia menjadi kewenangan penuh menteri BUMN. Menhub sendiri sebatas melakukan kepatutan untuk calon-calon yang akan menduduki posisi direktur operasi dan direktur teknik.

Budi melanjutkan, manajemen baru Garuda Indonesia sudah menyampaikan susunan lengkap mereka kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Rencananya, pada Jumat (24/1) siang, manajemen baru Garuda akan menemui Menhub Budi untuk membahas rencana ke depan Garuda Indonesia.

Menurut Budi, salah satu hal yang kemungkinan dibahas bersama manajemen Garuda ialah terkait tarif penumpang pesawat.

"Saya pikir kita bisa diskusi (masalah tarif). Tapi saya percaya Garuda nanti punya strategi baik, misalnya kalau mau cari tiket murah semestinya kan dari kapasitas 100% selama ini 30% kosong. Nah kenapa tidak dijual sejak tiga bulan sebelumnya," pungkas Menhub.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN