Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Sumber: BSTV

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Sumber: BSTV

Menkeu Masih Desain Rencana Penyaluran BSU bagi Pekerja

Rabu, 21 Juli 2021 | 19:27 WIB
Triyan Pangastuti

JAKARTA, investor.id -  Menteri Keuangan, Sri Mulyani menegaskan tengah mendesain terkait rencana penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) bagi pekerja yang mengalami pengurangan jam kerja atau dirumahkan. 

 “Ini kita sedang membahas dengan Kemenko Perekonomian, dan Kementerian Ketenagakerjaan dalam rangka untuk membantu segmen kelompok pekerja yang dirumahkan, atau jam kerjanya menurun,” jelas Sri Mulyani pada konferensi pers APBN KiTa, Rabu (21/7). 

Dengan kembali digelontorkannya BSU, ia berharap dapat membantu pekerja yang terkena dampak dari pembatasan kegiatan untuk menekan laju penyebaran Covid-19. 

Kendati begitu, Menkeu enggan menjelaskan lebih rinci, terkait besar anggaran, kriteria penerima BSU dan berapa lama program BSU akan diberikan kepada para pekerja dan kapan diluncurkan. Tetapi ia berjanji bahwa kejelasan terkait BSU akan diumumkan dalam beberapa waktu ke depan setelah pembasahan bersama Kementerian terkait telah selesai. 

“Untuk bantuan subsidi upah, kita masih akan memfinalkan dalam beberapa hari ke depan”ujarnya. 

Di sisi lain, pemerintah telah menambah anggaran untuk program Kartu Prakerja sebesar Rp 10 triliun dari yang semula Rp 20 triliun,  sehingga total anggaran program tersebut kini menjadi Rp30 triliun. 

Dari sisi penerima kartu pra kerja pun ditambah semula kartu pra kerja hanya  untuk 5,6 juta peserta penerima program, dengan adanya tambahan Rp10 triliun maka jumlah peserta ditambah 2,8 juta peserta. 

“Kartu Prakerja ini akan difokuskan untuk pekerja yang mengalami PHK”pungkasnya. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN