Menu
Sign in
@ Contact
Search
Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki (tengah)  dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Koperasi dan UKM pada Senin (12/09/2022).(Investor Daily/Arnoldus Kristianus)

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki (tengah) dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Koperasi dan UKM pada Senin (12/09/2022).(Investor Daily/Arnoldus Kristianus)

Menkop: Pabrik Minyak Makan Merah Hasilkan IRR 35%

Senin, 12 September 2022 | 21:37 WIB
Arnoldus Kristianus (arnoldus.kristianus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id  - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) telah menerima detail engineering design (DED) pembangunan pabrik minyak makan merah dari Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS). Pabrik minyak makan merah diperkirakan mampu  menghasilkan internal rate of return (IRR) sebesar 35%.

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki mengatakan,   pabrik tersebut akan memotong rantai pasok penyaluran minyak makan merah. Hal ini berdampak pada berkurangnya biaya logistik dan meningkatkan keuntungan akibat  efisiensi rantai pasok.

“Kami sudah hitung ini lebih murah. Kalau kita membangun pabrik minyak makan merah terintegrasi antarkebun, pabrik, dan konsumen, tentu akan lebih efisien,” kata Teten Masduki dalam konferensi pers di Kantor Kemenkop UKM pada Senin (12/9).

Teten menjelaskan,  penyerahan DED menunjukkan bahwa rencana pembangunan pabrik minyak makan merah sudah mencapai 50% tahap pembangunan. Pendirian pabrik ini sesuai   arahan Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas pada 18 Juli 2022. Pembangunan pabrik bakal dimulai pada Oktober 2022 dan pabrik bisa mulai beroperasi pada Januari 2023.

“Dokumen ini menandai rencana pengelolaan minyak makan merah oleh koperasi sudah dalam progres. Dari 11 tahap, sekarang sudah masuk tahap ke-5,  sudah 50% selesai,” kata Teten.

Menkop  optimistis pengelolaan pabrik minyak makan merah akan menjadi sejarah baru bagi industri persawitan di Indonesia. Selain memproduksi, koperasi bisa mendistribusikan 10 ton minyak makan merah per hari kepada sekitar dua kecamatan di sekitar pabrik.

"Jadi, kami tidak khawatir soal penyerapan atau pemasaran produknya karena 10 ton minyak makan merah itu bisa disalurkan ke dua kecamatan,"  tutur dia.

Pembangunan  pabrik minyak makan merah diperkirakan membutuhkan biaya Rp 23 miliar. Namun diperkirakan masih ada tambahan untuk memenuhi persyaratan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Dalam pembangunan pabrik minyak makan merah ini,  pemerintah melibatkan BPOM dan Badan Standardisasi Nasional (BSN).

“Jadi,  izin edar nanti bisa langsung secara paralel karena  mesin sampai ke ekosistem di pabrik minyak makan merah sudah sesuai syarat yang diajukan  BPOM. Minyak makan merah ini sudah standar ekspor dan standar industri,” papar Teten.

Terjadi Sinergi

Direktur Produksi dan Pengembangan PT Perkebunan Nusantara (PTPN), Mahmudi mengatakan, nantinya pabrik minyak makan merah dibuat di sebelah pabrik kelapa sawit (PKS), sehingga ada sinergi antara pabrik minyak makan merah dan PKS. Nantinya ada akan ada tiga piloting pabrik minyak makan merah, yaitu di PKS Pagar Merbau pada PTPN II , dan dua lagi di PTPN IV, yaitu PKS Pulo Raja dan Sawit Langkat.

“PTPN akan melakukan titip olah, sehingga CPO (crude palm oil) diproses menjadi minyak makan merah, masih menempel di pabrik kelapa sawit PTPN. Next-nya akan membangun pabrik mini,” ujar Mahmudi.

Dia menuturkan, keunggulan  pabrik minyak makan merah antara lain  biaya logistiknya lebih rendah  dan  mendapat dukungan air baku dari PTPN.  Kedua hal tersebut dimungkinkan karena  pabrik M3 yang akan dibangun menempel atau sangat dekat dengan PKS milik PTPN.

“Kami menggunakan ekses dari air yang ada. Karena kami  pilih pilot project yang dekat dengan petani sekitar,  biaya logistiknya  bisa murah sekali,”  tandas dia.

Editor : Abdul Aziz (abdul_aziz@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com