Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Perindustrian Dr Agus Gumiwang Kartasasmita

Menteri Perindustrian Dr Agus Gumiwang Kartasasmita

Menperin: Indonesia Dapat Raup Keuntungan Produk Halal Global

Jumat, 19 November 2021 | 06:10 WIB
Kunradus Aliandu (kunradus@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Menteri Perindustrian (Menperin) Dr Agus Gumiwang Kartasasmita mendukung prioritas Wakil Presiden mengembangkan industri produk halal, termasuk meningkatkan ekspor ke pasar global. Ia turut prihatin sektor industri halal dunia dikuasai negara-negara lain, padahal Indonesia memiliki potensi besar.

"Dari data membuat kita miris," ungkap Menteri Perindustrian saat menjadi keynote speech dalam Focus Group Discussion (FGD) Global Halal Hub yang diselenggakan Staf Khusus Wakil Presiden Bidang Ekonomi dan Keuangan, Kamis (18/11/2021). FGD sendiri dipimpin Stafsus Wapres Dr Lukmanul Hakim didampingi Asisten Stafsus Wapres Guntur Subagja Mahardika dan Dhika Yudistira.

Menperin memaparkan sejumlah negara yang memimpin industri halal dunia. Eksportir makanan halal dikuasai India, Amerika dan Brazil. Sektor farmasi dan kosmetik dikuasai Singapura. Sementara Inggris dan Nigeria menunjukkan performa yang sangat baik dalam pengembangan industri halal. "Indonesia semestinya bisa meraup keuntungan paling besar di pasar global," tegasnya.

Agus Gumiwang mengungkapkan, kompetisi pasar industri halal sangat sengit. "Sangat diminati bukan hanya negara muslim, tapi juga non-muslim," paparnya.

Kenyataan itu harus memotivasi Indonesia. "Harus menjadi penyemangat kita Indonesia sebagai global halal hub, pusat industri halal dunia," tegas Menperin.

Lebih lanjut, Menperin menegaskan komitmennya mengembangkan industri kecil menengah (IKM) halal. "Bisnis halal termasuk IKM, kami punya komitmen. Kami bentuk Pusat Pemberdayaan Industri Halal setingkat eselon dua," ungkap Agus.

Staf Khusus Wapres Lukmanul Hakim mengatakan, perlu program quick-win untuk mewujudkan Indonesia produsen produk halal dunia. Lukmanul Hakim memaparkan ekosistem Global Halal Hub yang harus melibatkan semua pemangku kepentingan industri halal.

Editor : Kunradus Aliandu (kunradu@investor.co.id)

Sumber : PR

BAGIKAN