Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.

Menteri KKP Lepas Ekspor Produk Perikanan ke 3 Negara

Jumat, 26 Maret 2021 | 12:40 WIB
Ridho Syukra (ridho.syukra@beritasatumedia.com )

JAKARTA, investor.id - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) melepas ekspor produk perikanan ke Tiongkok, Malaysia, dan Vietnam. Beberapa produk yang diekspor meliputi biji mutiara air laut, lobster, ikan kerapu dan kakap serta indukan udang vaname.

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono meninjau produk perikanan yang akan diekspor di Balai KIPM Mataram, Nusa Tenggara Barat, ia pun mendorong pembudidaya dan pelaku usaha perikanan menjaga kualitas produk untuk menjaga kepercayaan pasar dunia.

KKP sebagai regulator di bidang kelautan dan perikanan mendukung penuh stakeholder dalam menjalankan usahanya.

Jumlah biji mutiara air laut hasil budidaya yang diekspor sebanyak 7 kilogram atau 6.304 butir dengan tujuan Tiongkok kemudian produk yang ditujukan ke Malaysia masing masing lobster origin paradise 120 ekor serta kakap dan kerapu seberat 240 kilogram lalu Vietnam sebanyak 440 ekor indukan vaname.

Pengiriman produk perikanan senilai lebih dari Rp 200 juta tersebut dikirim ke negara tujuan menggunakan pesawat udara.
“KKP terus mendorong ekspor komoditas perikanan ke berbagai macam negara untuk menambah devisa,” ujar dia di Jakarta, Jumat (26/3).

Selain mendorong ekspor, KKP juga terus memerangi praktik pencurian ikan dimana KKP dan Kejaksaan Republik Indonesia terus bersinergi untuk memberikan efek jera kepada para pencuri ikan di laut.
KKP dan Kejaksaan kembali memusnahkan empat kapal asing ilegal berbendera Vietnam di Pulau Datok, Kalimantan Barat.
Sikap ini diambil sejalan dengan kebijakan pemberantasan illegal fishing dan KKP meminta agar aparat bersikap tegas kepada pelaku pencurian ikan di laut Indonesia.

Keempat kapal ikan asing ilegal berbendera Vietnama yang dimusnahkan tersebut adalah BV 5248 TA, BV 5688 TS, Suria Timur dan KG 93255. Kapal kapal ini ditangkap oleh aparat Ditjen PSDKP.
Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Masyhudi mengatakan bahwa pemusnahan ini dilakukan untuk memberikan efek jera terhadap pelaku pencuri ikan di laut Indonesia.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN