Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
webinar ITS Indonesia bertajuk Promoting Intelegent Toll Road System in Indonesia, Kamis (29/7/2021).

webinar ITS Indonesia bertajuk Promoting Intelegent Toll Road System in Indonesia, Kamis (29/7/2021).

Menteri PUPR Minta BUJT Jadikan Pandemi Momentum Berbenah

Kamis, 29 Juli 2021 | 17:55 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Menteri Pekerjaan dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meminta seluruh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) menjadikan masa pandemi Covid-19 sebagai momentum berbenah dalam pelayanan untuk meningkatkan efisiesi, struktur biaya, sistem operasi, termasuk memanfaatkan teknologi menuju modernisasi sistem Operasi Jalan Tol atau Intellegent Tollroad System.

Hal ini mengingat komponen life cycle cost sangat signifikan dalam seluruh biaya selama masa operasi yang mencapai 70%.

Menurut Menteri Basuki, badan usaha yang melakukan transformasi bisnis dengan memanfaatkan teknologi akan memiliki keberlanjutan usaha. Untuk itu, ia pun berkeyakinan masa pandemi ini merupakan momentum untuk memperbaiki tata kelola pelayanan publik dan menyehatkan perusahaan operator jalan tol. Meskipun disaat yang sama terjadi penurunan lalu lintas sebesar 40% di empat gerbang tol di jalan tol.

“Saya ingin BUJT meningkatkan efisiensi dan struktur biaya, termasuk memanfaatkan teknologi yang terseria. Mungkin kondisi pandemi ini malah menjadi satu kondisi yang ideal dalam kelancaran lalu lintar, mengingat kalau tol sampai macet bukanlah tol. Untuk itu, ke depan, kita harus meningkatkan pelayanan,” ungkap dia di sela webinar ITS Indonesia bertajuk Promoting Intelegent Toll Road System in Indonesia, Kamis (29/7/2021).

Menteri Basuki menambahkan dengan semakin banyaknya ruas tol yang beroperasi, tantangan yang muncul adalah manajemen lalu lintas jalan tol yang semakin kompleks sehingga pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kinerja operasi jalan tol menjadi kebutuhan. Tercatat hingga akhir tahun 2020, telah dioperasikan 2.346 km jalan tol oleh 40 BUJT, yang meliputi 60 ruas di seluruh Indonesia.

Tantangan manajemen lalu lintas jalan tol tidak hanya untuk kebutuhan mengelola 1,3 miliar transaksi tahun 2020 dengan nilai Rp 22 triliun, tetapi juga termasuk tata kelola pengoperasian lalu lintasnya untuk menekan atau mengurangi fatalitas kecelakaan yang ada.

“Inilah yang menjadi bagian penting dari the Intelligent Tollroad System yang merupakan bagian dari Intelligent Transportation System," ujarnya.

Untuk itu, Menteri Basuki mengatakan, Intelligent Toll Road System atau Tollroad 4.0 akan menjadi fitur pengoperasian jalan tol di masa depan, dan akan diawali dengan implementasi sistem transaksi nirsentuh nirsentuh/Multi Lane Free Flow (MLFF).

Upaya modernisasi sistem operasi jalan tol juga akan dilakukan dengan pemanfaatan teknologi pengawasan (surveillance) untuk kendaraan-kendaran berdimensi lebih (overdimension), maupun yang bermuatan lebih (overload) atau ODOL pada awal 2023. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan kelancaran jalan dan keselamatan serta kenyamanan terutama dalam pemeliharaan jalan.

Menteri Basuki juga menginstruksikan seluruh BUJT harus memasang instalasi teknologi Weight in Motion (WIM) dan overdimension detection yang ditargetkan rampung pada akhir 2022. Sehingga pada 1 Januari 2023 sudah mulai ada penindakan pelanggar ODOL.

Teknologi ini akan terkoneksi dengan sistem penegakan hukum elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) yang dioperasikan oleh Korlantas Polri. “Masih ada waktu satu tahun untuk mepersiapkan baik dari segi pengguna, maupun penyedia prasarana untuk bersiap-siap memenuhi segala kebutuhan peralatan untuk mengelola ODOL ini,” tegasnya.

Editor : Thomas Harefa (thomas@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN