Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Minamas Plantation simulasi mengatasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)

PT Minamas Plantation simulasi mengatasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)

CEGAH KARHUTLA,

Minamas Plantation Adakan Program Masyarakat Pesisir Peduli Api  

Senin, 13 September 2021 | 15:29 WIB
Ridho Syukra (ridho.syukra@beritasatumedia.com )

JAKARTA, investor.id - Dalam rangka meningkatkan kesadaran akan peduli lingkungan khususnya bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Minamas Plantation melalui anak usahanya PT Bhumireksa Nusa Sejati (BNS) mengadakan pelatihan dan sosialisasi bahaya karhutla bagi 150 masyarakat pesisir yang berprofesi sebagai nelayan di Kabupaten Indragiri-Hilir-Riau melalui Program Masyarakat Pesisir Peduli Api (MPPA).

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pembinaan serta pembekalan akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sekitar termasuk bahaya Karhutla khususnya di area Gambut.

Melalui program MPPA ini, masyarakat tersebut nantinya diharapkan dapat membantu pemadaman apabila terjadi karhutla di daerah sekitarnya, serta dapat menjalankan tata cara pelaporan ke Satuan Tugas jika karhutla terjadi di sekitar lingkungan masing masing.

CEO Minamas Plantation, Shamsuddin Muhammad mengatakan pihaknya berkomitmen dalam pelatihan dan sosialisasi kepada masyarakat karena perusahaan menyadari bahwa masyarakat sekitar memegang peranan penting dalam perlindungan lingkungan, selain itu melibatkan masyarakat dalam membantu memitigasi karhutla merupakan salah satu solusi internal di masyarakat untuk mengurangi dampak karhutla, serta membiasakan masyarakat untuk tanggap dan sigap terhadap bahaya kebakaran di lingkungannya.

“Melalui pelatihan ini diharapkan bersama sama masyarakat dan institusi lain di lapangan dapat mencegah serta menangani karhutla,”ujar dia dalam siaran persnya yang diterima Investor Daily, di Jakarta, Senin (13/9).
Kapolsek Pelangiran Iptu Andi Ace mengatakan melalui pelatihan ini, pihaknya dapat mengajak lebih banyak lagi elemen masyarakat agar bersama sama membangun kesadaran hukum akan pentingnya hak dan kewajiban dalam mencegah karhutla.

Di bidang penanganan karhutla, hingga saat ini, Minamas Plantation terus memantau situasi yang berlangsung di seluruh lokasi perusahaan dengan seksama, pemantauan yang dilakukan setiap hari melalui sistem Plantation Location Intelligent Universal Management (Platinum) dengan menggunakan data data dari satelit pada titik panas di peta area konsesi untuk dapat mendeteksi dengan cepat.

Seluruh titik api yang terdeteksi akan segera dilaporkan kepada pihak berwenang dan prosedur yang sama juga akan diterapkan dalam standar operasional perusahaan.

Minamas Plantation juga mempunyai program pendekatan melalui program Desa Mandiri Cegah Api yang dibentuk sejak 2014,program ini dilaksanakan di setiap desa desa sekitar operasional perusahaan yang kini sudah mencapai 34 desa atau mencakup total area desa binaan seluas 161 ribu hektar.

Pemahaman akan bahaya karhutla dapat terus meningkat di masyarakat luas, beberapa program baru yang dilakukan adalah Program Guru Peduli Api yang melibatkan setidaknya 750 guru dan kepala sekolah di 70 sekolah di sekitar wilayah operasional perusahaan.   

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN