Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
 Gubernur Kalimantan Timur, Dr Ir H  Isran Noor  MSi, saat mengunjungi  mini ranch (kandang penggembalaan mini) Jayatama  di Desa Jonggon Jaya, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur.

Gubernur Kalimantan Timur, Dr Ir H Isran Noor MSi, saat mengunjungi mini ranch (kandang penggembalaan mini) Jayatama di Desa Jonggon Jaya, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur.

'Mini Ranch' Lahan Pascatambang PT Bhramasta Sakti Diapresiasi Gubernur Kaltim

Jumat, 11 Juni 2021 | 21:10 WIB
Fajar Widhiyanto

Jakarta - Mini ranch Jayatama, sebuah program pemanfaatan lahan paskatambang milik PT Bramasta Sakti, di kawasan Kutai Kartanegara mengundang apresiasi dari pemerintah provinsi Kalimantan Timur. Di atas lahan pascatambang seluas 2.400 hektare, PT Bhramasta Sakti menyulapnya menjadi lahan pengembangan ekosistem fasilitas peternakan dan perkebunan terintegerasi.

Apresiasi diberikan Gubernur Kalimantan Timur, Dr Ir H Isran Noor MSi, saat mengunjungi mini ranch (kandang penggembalaan mini) Jayatama di Desa Jonggon Jaya, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, pada Kamis (10/6). Kunjungan kerja gubernur Kaltim tersebut didampingi Bupati Kukar Drs Edi Damansyah MSi, Kadis Peternakan dan Pertanian Provinsi Kalimantan Timur Munawwar ST, dan sejumlah pejabat setempat.

Mini ranch Jayatama merupakan hasil upaya Yayasan Life After Mine (YLAM) selaku pemrakarsa program, yang disponsori PT Multi Harapan Utama (MHU), yang menggelar program pemanfaatan lahan paskatambang di kawasan Kutai Kartanegara. Fasilitas mini ranch Jayatma dikelola oleh PT Bramasta Sakti, dengan tujuan utama menekan angka kematian pedet sehingga dapat meningkatkan populasi sapi berkualitas. Hal ini dibuktikan dengan lahirnya sepuluh ekor pedet selama kurang dari tiga bulan dibangunnya fasilitas Mini Ranch tersebut.

Saat ini Mini Ranch Jayatama mengelola 1,450 ekor sapi melalui program kemitraan dengan masyarakat. Adapun program utama yang digelar antara lain perbaikan genetik, menekan jumlah kematian pedet, penggemukkan sapi, penyediaan rumput pakan, dan pendidikan serta penyuluhan bagi pembudi daya.

Pembina Yayasan Life After Mine, Andrew Hidayat yang hadir dalam kunjungan kerja tersebut memaparkan rencana program kemitraan untuk peternakan dan perkebunan. “Ini merupakan program kemitraan yang dilaksanakan bersama dengan kelompok peternak di sekitar kawasan Desa Jonggon, para peternak sapi menitipkan ternaknya di fasilitas kami dan nantinya dapat menikmati hasilnya bersama,” kata Andrew dalam siaran pers yang diterima redaksi, Jumat (11/6).

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Isran meninjau langsung fasilitas inseminasi buatan dan vaksinasi hewan ternak yang ada di mini ranch. Fasilitas ini diawasi oleh tenaga ahli dari Cattle Buffalo Club (CBC), yang merupakan tenaga ahli terafiliasi dengan Universitas Padjajaran (UNPAD) dan Dinas Peternakan dan Pertanian. Mereka didatangkan untuk membantu program sosialisasi dan edukasi peternakan ke masyarakat sekitar kawasan.

Kunjungan ini juga dimanfaatkan Gubernur Isran untuk beraudiensi dengan lima kelompok peternak sapi yang ada. “Salah satu tantangan kami di sini adalah kebutuhan bahan baku dan alat pembuat silase yang nantinya dapat disimpan lama dan bernutrisi,” kata Ketua kelompok ternak Pemuda Karya, Ari kepada kepada Gubernur Isran pada saat kunjungan.

PT Bhramasta Sakti saat ini mengelola 2,400 hektare lahan yang ditujukan untuk pembangunan ekosistem fasilitas peternakan dan perkebunan yang terintegrasi. Seluas 200 hektare di antaranya dimanfaatkan untuk perternakan, dan selebihnya sekitar 2,200 hektare dimanfaatkan untuk budi daya jagung.

“Dengan sistem full mekanisasi, nantinya kebun jagung kami akan terintegrasi dan diharapkan dapat menunjang kebutuhan silase para kelompok ternak, baik di Mini Ranch Jayatama ataupun di daerah sekitar,” ujar Andrew Hidayat.

Sebelum meninggalkan lokasi, Gubernur Isran menyempatkan diri meletakkan batu pertama untuk pembangunan mini ranch kedua, yang akan meningkatkan kapasitas kandang untuk 200 ekor sapi.

 

Editor : Fajar Widhi (fajar_widhi@investor.co.id)

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN