Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Model Pembiayaan Properti Syariah Menjanjikan

Rabu, 1 Desember 2021 | 09:47 WIB
Imam Mudzakir (imam_koran@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id-Sejumlah stakeholder menilai bahwa kebutuhan hunian dengan konsep pembiayaan syariah memiliki peluang yang cukup besar untuk dikembangkan. Saat ini hanya 16 %memanfaatkan kredit pemilikan rumah (KPR) syariah.

Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian PUPR Herry Trisaputra Zuna mengatakan, dukungan pemerintah dalam meningkatkan aksesibilitas layanan pembiayaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) berbagai model sudah dilakukan, termasuk dalam pembiayaan syariah.

Namun, masyarakat yang menggunakan pembiayaan syariah untuk membeli properti atau rumah masih sangat kecil dibandingkan dengan konvensional. Karena itu kedepan perlu ada sinergi dan terobosan agar pembiayaan KPR syariah ini lebih berkembang.

“Dari sisi potensi pasarnya memang besar. Tetapi masyarakat yang memanfaatkan KPR syariah baru di Indonesia masih kecil sekitar 16% dibandingkan konvensional. Sehingga perlu terobosan agar pembiayaan perumahan syariah ini menarik,” ungkap Herry Trisaputra Zuna, dalam siaran pers, Rabu (1/12/2021).

Hal itu dilontarkan Herry dalam acara Lokakarya Terkait Hunian Madani Syariah & Berkelanjutan di adakan oleh The HUD Institute.

Menurut dia, keberhasilan pengembangan properti syariah pada akhirnya ditandai dengan terciptanya sistem perumahan rakyat  yang inklusif, stabil dan memberi manfaat bagi masyarakat dan pengembang. Untuk mewujudkan hal itu perlu integrasi, sinergi dan kolaborasi yang lebih luas dan saling mendukung antar pemangku kepentingan.

Anggota Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (MUI) Adiwarman Azwar Karim mengatakan, salah satu kunci bisa berkembang dan majunya pembiayaan properti syariah di Indonesia adalah dengan menciptakan ekosistem pembiayaan syariah yang inklusif sehingga bisa dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat .

“Pembiayaan syariah hanya akan berhasil jika memberikan kenyamanan, memberikan manfaat dan harus dimulai dari sekarang. Kita tidak perlu menunggu memiliki semuanya dulu. Tetapi buat ekosistemnya dan semuanya perlu digitalisasi. Jika dalam perjalanan menjumpai tantangan, maka bersama-sama kita bareng cari jalan keluar. Syaratnya jangan ada salah satu pihak yang merasa paling penting atau berkuasa,” kata Adiwarman Azwar Karim.

Dalam mendukung terciptanya ekosistem pembiayaan syariah, MUI lanjut Adiwarman sudah mengeluarkan banyak fatwa. Untuk pembiayaan perumahan misalnya sudah ada fatwa untuk proses sekuritisasi sehingga likuiditas lembaga pembiayaan syariah bisa terpenuhi. Demikian juga dengan keberadaan BP Tapera, MUI mendorong adanya produk syariah.

Editor : Edo Rusyanto (edo_rusyanto@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN