Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Penumpang kereta api (KA) jarak jauh. Foto ilustrasi: Joanito De Saojoao

Penumpang kereta api (KA) jarak jauh. Foto ilustrasi: Joanito De Saojoao

Mulai 29 Juli, Pengguna KA Jarak Jauh di Sumatera Wajib Tunjukkan Kartu Vaksin Covid-19

Rabu, 28 Juli 2021 | 18:23 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - PT KAI (Persero) menyampaikan pengguna kereta api (KA) jarak jauh di Pulau Sumatera wajib menunjukkan kartu vaksin minimal vaksinasi Covid-19 dosis pertama mulai keberangkatan Kamis (29/7). Syarat menunjukkan kartu vaksin tersebut juga masih berlaku bagi pelanggan KA Jarak Jauh di Pulau Jawa.

Bagi pelanggan KA jarak jauh yang tidak/belum divaksin dengan alasan medis tetap dapat melakukan perjalanan dengan menunjukkan surat keterangan dari dokter spesialis.

VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan, penerapan syarat vaksinasi bagi pengguna KA Jarak Jauh di Jawa dan Sumatera menyesuaikan dengan terbitnya Surat Edaran Kementerian Perhubungan (SE Kemenhub) No. 58 Tahun 2021 yang mengatur syarat perjalanan KA jarak jauh pada daerah dengan kategori PPKM Level 3 dan Level 4.

"Pengaturan level PPKM tersebut mengacu kepada Instruksi Menteri Dalam Negeri No 24 Tahun 2021 dan Instruksi Menteri Dalam Negeri No 25 Tahun 2021. Sejauh ini, seluruh wilayah keberangkatan perjalanan KA jarak jauh baik di Pulau Jawa dan Sumatera masih termasuk ke dalam PPKM level 3 dan 4," jelas Joni dalam keterangan resmi, Rabu (28/7).

Dia menambahkan, syarat untuk perjalanan KA jarak jauh di daerah PPKM level 3 dan 4 adalah kartu vaksin dan hasil tes Covid-19 negatif. Joni menjelaskan, selain syarat kartu vaksin, pengguna KA jarak jauh baik di Jawa maupun Sumatera tetap diharuskan menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2x24 jam atau Rapid Test Antigen maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan.

Untuk pengguna usia di bawah 18 tahun tidak diharuskan menunjukkan kartu vaksin dan pengguna usia di bawah 5 tahun tidak diharuskan menunjukkan hasil RT-PCR atau Rapid Test Antigen.

“Mulai 29 Juli, pengguna usia di bawah 12 tahun dibatasi untuk sementara,” ujar Joni.

Setiap pelanggan harus dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam), suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius, serta memakai masker kain tiga lapis atau masker medis yang menutupi hidung dan mulut.

Joni menegaskan, pelanggan yang tidak memenuhi persyaratan, maka tidak diperkenankan untuk melakukan perjalanan dan tiket akan dikembalikan 100%.

Agar tercipta physical distancing, tambah dia, KAI hanya menjual tiket sebanyak 70% dari kapasitas maksimal tempat duduk untuk KA jarak jauh dan 50% untuk KA lokal. Pelanggan juga tetap wajib mematuhi protokol kesehatan serta menerapkan 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak baik saat berada di stasiun maupun selama dalam perjalanan.

“KAI mematuhi dan mendukung penuh seluruh kebijakan pemerintah pada masa pandemi untuk menekan penyebaran Covid-19,” ujar Joni.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN