Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kawasan Food Estate Kalteng

Kawasan Food Estate Kalteng

Mulai Direhabilitasi, Kawasan Food Estate Ditargetkan Selesai Akhir 2021

Selasa, 29 September 2020 | 14:04 WIB
Muawwan Daelami (muawwan@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – Memasuki akhir September, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mulai merehabilitasi dan meningkatkan jaringan irigasi kawasan Food Estate, di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Seluruh pekerjaan fisik ditargetkan selesai akhir tahun 2021.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjelaskan, Food Estate di Kalteng akan dikembangkan untuk tanaman padi di lahan aluvial seluas 165.000 hektare (ha) yang merupakan lahan eks-Pengembangan Lahan Gambut (PLG) dengan leading sektor Kementerian Pertanian. Selain padi, tanaman yang akan dikembangkan adalah singkong di lahan seluas 60.000 hektare dengan leading sektor Kementerian Pertahanan.

Pengembangan tanaman padi, lanjut Basuki, akan dimulai dengan perbaikan saluran irigasi dan aksesibilitas menuju kawasan Food Estate. Sebab terdapat lahan seluas 133.000 hektare yang perlu direhabilitasi dan ditingkatkan irigasinya. Sedangkan lahan seluas 32.000 hektar kondisinya sudah baik.

"Kami harapkan akhir tahun 2021, pekerjaan fisik kawasan estate untuk tanaman padi selesai semua dan bisa mulai tanam full pada 2021,” kata Menteri Basuki dalam keterangan resmi yang diterima Investor Daily, Selasa (29/9/2020).

Food Estate di Kalteng
Food Estate di Kalteng

Pada tahun ini, Kementerian PUPR memprioritaskan rehabilitasi dan peningkatan irigasi seluas 2.000 hektare di Dadahup (Blok A) yang ditargetkan tuntas pada akhir 2020. Anggaran konstruksi blok ini sebesar Rp 831 miliar dan dikerjakan secara multi year contract (MYC).

Sementara itu, untuk rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi pada Blok B, C, D seluas 91.500 hektare akan dilelang dini pada akhir September 2020 dan ditargetkan terkontrak pada Januari 2021. Anggaran untuk blok tersebut sebesar Rp 4,4 triliun yang dikerjakan secara single year contract (SYC).

Selain rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi, PUPR membangun jalan dan jembatan di DI Dadahup dan DI Belanti sepanjang 76,6 km dengan anggaran Rp 850 miliar (MYC). Kegiatan ini akan dimulai pada akhir Oktober 2020 dan ditargetkan selesai September 2021.

Food Estate di Kalteng
Food Estate di Kalteng

Lelang Food Estate Singkong

Sementara itu, perluasan kawasan Food Estate untuk tanaman singkong seluas 60.000 hektare, pada tahap pertama tahun 2020-2021 akan dikembangkan lahan seluas 30.000 hektare yang terdiri atas 12.000 hektare di Kabupaten Gunung Mas, dan 18.000 hektare di Kabupaten Gunung Mas, Pulau Pisang dan Kapuas.

Pembangunan saluran pembuang seluas 12.000 ha di Kabupaten Gunung Mas akan dilelang pada 1 Oktober 2020 dengan anggaran Rp 90 miliar (MYC), dan ditargetkan lahan seluas 2.000 hektar tuntas akhir 2020.

Beda halnya dengan pembangunan saluran pembuangan seluas 18.000 hektare di Kabupaten Gunung Mas, Pulau Pisang dan Kapuas senilai Rp 180 miliar yang akan dilelang dini pada 1 Oktober 2020 dan ditargetkan terkontrak pada Januari 2021.

Di samping pembangunan saluran pembuangan, PUPR juga membangun jalan utama sepanjang 10 km di dalam kawasan prioritas 2.000 hektare, jalan sekunder sepanjang 19,5 km, dan jembatan sepanjang 120 meter dengan perkiraan anggaran Rp 396 miliar. Adapun rencana lelang masih menunggu kepastian lokasi.

Barak atau perumahan juga akan dibangun untuk 1 Brigade (4 Batalyon) yang terdiri atas rumah tapak tunggal tipe 45 sebanyak 1 unit untuk komandan brigade, tipe 36 sejumlah 6 unit untuk komandan batalyon, dan rumah tapak kopel tipe 28 sebanyak 30 unit.

 

Editor : Thomas Harefa (thomas@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN