Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pembatasan Penumpang MRT. Foto: SP/Joanito Da Saojoao

Pembatasan Penumpang MRT. Foto: SP/Joanito Da Saojoao

Mulai Hari Ini, Headway MRT Jakarta 10 Menit

Kamis, 26 Maret 2020 | 11:56 WIB

JAKARTA, investor.id - Jumlah penumpang MRT Jakarta yang berturut-turut mengalami penurunan dari semula 13 ribu ke 10 ribu sampai 3 ribu, mendorong PT MRT Jakarta (Perseroda) menerapkan kebijakan layanan headway setiap 10 menit selama jam operasional (pukul 06.00 WIB hingga 20.00 WIB). Perubahan jadwal tersebut berlaku efektif mulai hari ini.

Direktur Operasional dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta (Perseroda), Muhammad Effendi mengatakan  perubahan kebijakan layanan ini berdasarkan evaluasi jumlah penumpang yang semakin turun seiring status DKI Jakarta yang ditetapkan sebagai wilayah Tanggap Darurat Bencana Covid-19.

MRT antisipasi penyebaran virus korona. Foto: SP/Joanito de Saojoao
MRT antisipasi penyebaran virus korona. Foto: SP/Joanito de Saojoao

Selain itu, juga karena arahan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengurangi kegiatan di luar rumah guna mengantisipasi penyebaran pandemi Covid -19 sejak pekan lalu.

“Evaluasi kami dalam tiga hari terakhir ini, jumlah penumpang berkurang hingga lebih dari 90% dari jumlah penumpang di hari normal,” ujar Effendi dalam pernyataan resminya yang diterima Investor Daily, Kamis (26/3).

MRT antisipasi penyebaran virus korona. Foto: SP/Joanito de Saojoao
MRT antisipasi penyebaran virus korona. Foto: SP/Joanito de Saojoao

Meski kebijakan layanan jarak antar kereta mengalami perubahan, pembatasan jumlah penumpang 60 orang per kereta atau 360 orang per rangkaian tetap diberlakukan. Termasuk pembatasan jarak sosial (social distancing) minimal satu meter dengan penumpang lainnya baik di kereta maupun di dalam stasiun.

PT MRT Jakarta juga memasang tanda antrean di depan pintu penumpang (passenger gate) sebelum pengetapan dan pintu tepi peron (platform screen door) untuk menjaga penerapan jarak sosial.

MRT antisipasi penyebaran virus korona. Foto: SP/Joanito de Saojoao
MRT antisipasi penyebaran virus korona. Foto: SP/Joanito de Saojoao

Petugas akan memastikan hal ini dipatuhi pengguna dan tim stasiun akan mengelola apabila terdapat antrean penumpang di stasiun dan kereta dengan baik.

Lebih penting dari itu, penyesuaian kebijakan ini diterapkan dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat terhadap moda transportasi publik untuk kebutuhan mendesak selama periode tanggap darurat Covid -19 di DKI Jakarta.

PT MRT Jakarta mengharapkan masyarakat tidak bepergian kecuali kepentingan mendesak dan menjaga kesehatan serta kebersihan diri sebagai bagian dari upaya bersama menekan laju penyebaran Covid -19. (c01)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN