Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Arus balik Libur Natal & Tahun Baru penumpang kereta api. Foto: SP/Joanito De Saojoao

Arus balik Libur Natal & Tahun Baru penumpang kereta api. Foto: SP/Joanito De Saojoao

Natal-Tahun Baru, Penumpang KAI Turun 82%

Kamis, 7 Januari 2021 | 19:44 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI melayani 628.603 pelanggan kereta api (KA) jarak jauh pada masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021. Jumlah itu turun 82% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu di mana KAI melayani 3,48 juta penumpang.

"Pada periode 18 Desember 2020 - 6 Januari 2021, KAI melayani 414.073 pelanggan KA jarak jauh komersial dan 214.530 pelanggan KA jarak jauh PSO. Seluruh pelanggan tersebut dipastikan sudah terlayani dengan baik sesuai dengan disiplin protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah," ujar EVP Corporate Secretary KAI R. Dadan Rudiansyah dalam keterangan resmi, Kamis (7/1/2021).

Penurunan ini, lanjut dia, menunjukkan bahwa KAI turut mendukung pembatasan perjalanan orang selama masa pandemi Covid-19. Tahun ini, KAI hanya mengoperasikan 108 KA per hari, turun 73% dibandingkan tahun lalu dimana KAI mengoperasikan hingga 404 KA perhari. 

Arus balik Libur Natal & Tahun Baru penumpang kereta api. Foto: SP/Joanito De Saojoao
Arus balik Libur Natal & Tahun Baru penumpang kereta api. Foto: SP/Joanito De Saojoao

Tahun ini, KAI juga melakukan pembatasan jumlah kapasitas angkut dimana maksimal hanya 70% dari kapasitas tempat duduk. Hal ini bertujuan untuk menciptakan physical distancing di dalam kereta untuk membantu menekan penyebaran Covid-19 melalui transportasi kereta api. 

“Penurunan ini juga menunjukkan bahwa masyarakat ikut mendukung kebijakan pemerintah untuk membatasi aktivitasnya selama masa libur Natal dan Tahun Baru 2021,” ujar Dadan.

Bagi yang tetap berangkat, papar dia, KAI secara konsisten menerapkan protokol kesehatan yang ketat sesuai Surat Edaran (SE) No.3/2020 dari Satgas Penanganan Covid-19 dan SE No.23 Kementerian Perhubungan. Pada periode 22 Desember 2020 - 8 Januari 2021, setiap pelanggan KA jarak jauh di Jawa diharuskan menunjukkan hasil rapid test antigen negatif untuk dapat naik KA.

“Untuk mendukung hal tersebut, KAI telah menyediakan 29 stasiun yang melayani rapid test Antigen seharga Rp 105.000. Hingga 6 Januari 2021, KAI telah melayani 157.788 peserta rapid test antigen di stasiun-stasiun,” ujar Dadan.

Dadan memastikan, seluruh pelanggan yang menggunakan KA pada masa libur Natal dan tahun Baru 2021 telah melengkapi syarat perjalanan dan menerapkan protokol kesehatan secara disiplin sesuai yang telah ditetapkan pemerintah.

Arus balik Libur Natal & Tahun Baru penumpang kereta api. Foto: SP/Joanito De Saojoao
Arus balik Libur Natal & Tahun Baru penumpang kereta api. Foto: SP/Joanito De Saojoao

“Kami menyediakan face shield (pelindung wajah) bagi pelanggan yang wajib dipakai  selama dalam perjalanan hingga keluar dari area stasiun kedatangan. Pelanggan juga harus dalam kondisi sehat, memakai masker, suhu tubuh tidak lebih dari 37,3 derajat celcius, dan menunjukkan hasil hasil rapid test antigen negatif. Jika tidak melengkapi syarat, tiket langsung kami batalkan dan dikembalikan 100%,” tegas Dadan.

Tahun ini, puncak arus mudik Nataru terjadi pada 23 Desember 2020, dengan 41.074 pelanggan dan puncak arus balik Nataru terjadi pada 3 Januari 2021 dengan total 48.753 pelanggan. Adapun yang menjadi rute favorit adalah rute Pasar Senen – Lempuyangan pp, Gambir – Yogyakarta pp, dan Pasar Senen – Surabaya Pasar Turi pp.

Selama masa Libur Natal dan Tahun Baru 2021, KAI mengoperasikan 2.150 perjalanan KA dengan rincian 1.459 KA jarak jauh komersial di Jawa, 39 KA jarak jauh komersial di Sumatera, 400 KA jarak jauh PSO di Jawa, dan 252 KA jarak jauh PSO di Sumatera. 

“Semua operasional perjalanan KA selama masa angkutan Nataru berjalan aman, lancar, tidak ada hambatan atau zero accident,” ujar Dadan.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN