Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kepala BPS Margo Yuwono. Foto: Humas Badan Pusat Statistik

Kepala BPS Margo Yuwono. Foto: Humas Badan Pusat Statistik

Neraca Perdagangan Agustus 2021 Surplus US$ 4,74 Miliar

Rabu, 15 September 2021 | 12:35 WIB
Arnoldus Kristianus (arnoldus.kristianus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus sebesar US$ 4,74 miliar pada Agustus 2021. Surplus terutama berasal dari sektor nonmigas US $5,72 miliar. Sedangkan di sektor migas terjadi defisit US$ 980 juta.

Komoditas non migas yang menyumbang surplus terbesar  adalah lemak dan hewan minyak nabati (HS15) dengan nilai ekspor sampai US$ 1,5 miliar , bahan bakar mineral HS (27) dengan nilai ekspor US$ 573,2 miliar, serta Besi dan baja ( HS 72) dengan nilai ekspor  US$ 180,2 juta.

“Kalau kita perhatikan bahwa surplus di Agustus ini secara beruntun selama 16 bulan terakhir jadi ini juga pencapaian yang bagus harapannya pada bulan berikutnya tren surplus ini tetap terjadi di kita sehingga pemulihan ekonomi tetap berjalan sesuai yang kita harapkan,” ucap Kepala BPS Margo Yuwono dalam telekonferensi pers di kantor BPS pada Rabu (15/9).

Kepala BPS Margo Yuwono
Kepala BPS Margo Yuwono

Berdasarkan catatan BPS  nilai ekspor Indonesia pada Agustus 2021 mencapai US$ 21,42 miliar atau turun 20,59% dibanding ekspor Juli 2021. Sedangkan jika dibandingkan dengan Agustus 2020 nilai ekspor naik pesat 64,10% sebesar 29,32 %. Ekspor nonmigas Agustus 2021 mencapai US$20,36 miliar, naik 21,75% dibanding Juli 2021, dan naik 63,43% dibanding ekspor nonmigas Agustus 2020. Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia Januari–Agustus 2021 mencapai US$142,01 miliar atau naik 37,77% dibanding periode yang sama tahun 2020, demikian juga ekspor nonmigas mencapai US$134,13 miliar atau naik 37,03%.

Nilai impor Indonesia pada Agustus 2021 mencapai US$ 16,68 miliar naik 10,35% dibandingkan Juli 2021 atau naik 55,26% dibandingkan Agustus 2020. Impor migas Agustus 2021 senilai US$2,05 miliar, naik 14,74% dibandingkan Juli 2021 atau naik 115,75% dibandingkan Agustus 2020. Impor nonmigas Agustus 2021 senilai US$ 14,63 miliar, naik 9,76% dibandingkan Juli 2021 atau naik 49,39% dibandingkan Juli 2020.

Pada Agustus 2021, neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus dengan beberapa negara, Pertama surplus dengan Amerika Serikat sebesar US$ 1,51 miliar. Posisi ekspor mencapai US$ 2,25 miliar dan impor US$ 737,4 juta. Kedua yaitu dengan India dimana ekspor sebesar US$ 1,71 miliar dan impor sebesar US$ 664,6 juta sehingga surplus US$ 1,05 miliar. Ketiga yaitu dengan Filipina terjadi surplus sebesar US$ 584,3 juta. Dengan posisi ekspor sebesar US$ 707,7 juta dan impor US$ 123,4 juta.

Sementara itu defisit terbesar terjadi dengan Australia sebesar US$ 453,9 juta dimana posisi impor mencapai US$ 726 juta sedangkan ekspor hanya US$ 272,1 juta. Berikutnya yaitu Indonesia defisit dengan Thailand sebesar US$ 334 juta , nilai ekspor mencapai US$ 446,1 juta dan impor sebesar US$ 780,1 juta. Ketiga yaitu dengan Tiongkok yang mengalami defisit US$ 175,5 juta dimana posisi ekspor sebesar US$ 4,78 miliar dan impor sebesar US$ 4,95 miliar.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN