Menu
Sign in
@ Contact
Search
Dirut Pertamina Nicke Widyawati saat memberikan keterangan pers di di Lapangan Duri, Pertamina Hulu Rokan, Senin (08/08/2022).

Dirut Pertamina Nicke Widyawati saat memberikan keterangan pers di di Lapangan Duri, Pertamina Hulu Rokan, Senin (08/08/2022).

Nicke Ungkap Tiga Jurus Pertamina Turunkan Emisi Karbon

Selasa, 9 Agustus 2022 | 10:09 WIB
Rangga Prakoso (rangga.prakoso@beritasatumedia.com) ,Primus Dorimulu (primus@investor.co.id)

PEKANBARU, investor.id - Saat ini, sekitar 93% kegiatan PT Pertamina (Persero) masih di energi fosil. Dengan memproduksi minyak mentah 161.000 barel per hari (bpd), emisi karbon yang dihasilkan Pertamina Hulu Rokan (PHR) tentu cukup besar. Untuk mengurangi emisi karbon, Pertamina akan melakukan tiga hal, yakni energy mixed, energy efficiency, dan nature based solution.

Dalam sepuluh tahun terakhir, Pertamina berhasil menurunkan emisi karbon 6,8 juta ton ekuivalen CO2. “Ini yang menurunkan tingkat risiko Pertamina dan membawa Pertamina ke peringkat 15 dunia di antara perusahaan migas,” kata Dirut Pertamina Nicke Widyawati di Lapangan Duri, Pertamina Hulu Rokan, Senin (08/08/2022).

Baca juga: Naik 64 Peringkat, Pertamina Satu-satunya Perusahaan Indonesia di Fortune Global 500

Pertamina meraih peringkat ke-15 dari 252 perusahaan yang bergerak di industri migas awal tahun 2022. Pertamina di klaster yang sama dengan perusahaan kelas dunia seperti Repsol, ENI, PTT Thailand, dan Total Energies. Peringkat Pertamina lebih baik dibanding BP, Exxon, dan Chevron.

Nature based solution. Kita harus menyisihkan sebagian dana untuk menanam pohon,” kata Nicke. Menurut dia, setiap jengkal tanah harus ditanami pohon yang tinggi dalam penyerapan emisi karbon. Dan, ketika ada carbon trading, tanaman yang tinggi emisi karbon akan menghasilkan uang.

Baca juga: Pertamina Hulu Rokan Menargetkan Produksi 170 Ribu Bph Akhir 2022

Dikatakannya, Pertamina terus meningkatkan bauran energi (energy mix) mulai dari sisi hulu, kilang, hingga stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Langkah yang dilakukan saat ini dengan membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di semua lini bisnis Pertamina. "Kita terus tingkatkan energy mix mulai dari pekarangan rumah sendiri. Kita sebar dengan PLTS," ujarnya.

Di Wilayah Kerja (WK) Rokan sedang dibangun PLTS yang mampu menghasilkan daya 25 megawatt peak (MWp). Pembangkit yang menempati lahan seluas 28,16 hektare itu berada di tiga lokasi yaitu Rumbai, Duri dan Dumai Camp.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com