Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ekspor mobil. Foto ilustrasi: IST

Ekspor mobil. Foto ilustrasi: IST

November 2019, Arus Bongkar Muat Kendaraan CBU di IPPC Naik 64,58%

Jumat, 6 Desember 2019 | 14:02 WIB
Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

Jakarta, Investor.id - PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) melaporkan jumlah kendaraan CBU yang ditangani pada November 2019 tercatat sebanyak 61.882 unit kendaraan atau melonjak 64,58% secara tahunan (year on year / YOY) dibandingkan pencapaian di tahun sebelumnya sebanyak 9.708 unit CBU.

Angka pertumbuhan tersebut juga jauh lebih tinggi dibandingkan rerata pertumbuhan YoY di tiap bulannya, yaitu sebesar 31,97%.

Dari jumlah itu, secara proporsional terdiri dari CBU mobil yang ditangani di lapangan internasional berjumlah 35.843 unit dan 26.039 unit di lapangan domestik.

Secara YoY, unit kendaraan yang ditangani di lapangan internasional meningkat 28,50% menjadi 35.843 unit dari 27.893 unit pencapaian di tahun sebelumnya. Adapun ekspor naik 36,84% menjadi 30.948 unit dari 26.286 unit di periode yang sama di tahun sebelumnya. Akan tetapi, impor tercatat turun 7,22% dari 5.276 unit di tahun sebelumnya menjadi 4.895 unit.

Sekretaris Perusahaan IPPC, Sofyan Gumelar mengatakan, penurunan impor ini sejalan dengan keinginan Pemerintah untuk menjadikan Indonesia menjadi hub ekspor kendaraan sekaligus ingin memajukan industri otomotif dalam negeri yang pada akhirnya dapat membantu menekan defisit neraca perdagangan dan pembayaran nasional.

Sementara itu, dari lapangan domestik terlihat adanya lonjakan aktivitas bongkar muat kendaraan CBU mobil dimana naik 168,22% YoY dibandingkan periode yang sama di tahun lalu dari 9.708 unit menjadi 26.039 unit yang ditangani IPCC.

Dari sisi perhitungan secara akumulasi tercatat pencapaian sepanjang 11 bulan di tahun ini mencapai 372.580 unit CBU mobil di Terminal Internasional, atau meningkat 19,72% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar 311.217 unit.

Dari jumlah tersebut, pencapaian sebanyak 301.137 unit disumbang dari kegiatan bongkar muat ekspor atau tercatat naik 29,22% dibandingkan periode yang sama di tahun lalu sebanyak 233.047 unit CBU mobil.

Berikutnya disumbang oleh kegiatan impor sebesar 71.433 unit secara akumulasi dibandingkan dengan pencapaian di periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar 78.170. Di tempat lain, pencapaian secara akumulasi hingga akhir November tahun ini di Lapangan Domestik mencapai 148.051 unit CBU Mobil atau melonjak 105,96% dibandingkan periode yang sama di tahun lalu sebanyak 71.883 unit. Pencapaian tersebut dikontribusi oleh Lapangan Domestik Tanjung Priok; Lapangan Panjang; dan Lapangan Ex-Presiden.

Bahkan pencapaian akumulasi CBU mobil sepanjang 11 bulan di tahun ini (372.580 unit CBU mobil) di Lapangan Internasional mampu melampaui pencapaian akumulasi sepanjang tahun 2018 (Januari-Desember 2018) sebanyak 340.501 unit CBU mobil.

“Berdasarkan data yang ada, pencapaian tersebut dikontribusikan dari aktivitas ekspor yang mencapai 301.137 unit mobil dibandingkan pencapaian sepanjang tahun 2018 sebanyak 259.330 unit CBU mobil,” urai Sofyan sebagaimana dikutip dari siaran pers yang diterima Majalah Investor, Jumat (6/12/2019)

Sementara itu, dari data impor di periode yang sama di tahun ini mencapai 71.443 unit CBU mobil lebih redah dari pencapaian full year 2018 sebanyak 81.171 unit. Pada Terminal Domestik, tercatat pencapaian CBU mobil yang ditangani IPCC sepanjang 11 bulan di tahun ini mencapai 148.051 atau di atas pencapaian setahun penuh di 2018 sebanyak 92.655 unit CBU mobil. Hal ini menunjukan adanya peningkatan kinerja pengoperasian kendaraan di Terminal IPCC.

“Sebagai pengelola terminal kendaraan yang terus berupaya untuk memaksimalkan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) nya serta memaksimalkan perwujudan nilai perusahaan customer centric dimana membangun hubungan jangka panjang yang baik dengan para pelanggan dan secara konsisten memberikan pelayanan yang terbaik maka meningkatnya aktivitas bongkar muat dan jumlah unit kendaraan yang ditangani oleh IPCC menjadi tantangan sekaligus kesempatan bagi IPCC untuk meningkatkan performance nya. Diharapkan kondisi ini dapat konsisten berlanjut ke depannya,” pungkas Sofyan.

Editor : Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN