Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kartu Prakerja

Kartu Prakerja

OVO Bantu Kelancaran Implementasi Kartu Prakerja

Aditya L Djono, (elgor)  Senin, 27 April 2020 | 13:13 WIB

JAKARTA, investor.id - Keterlibatan aplikasi pembayaran digital (e-wallet), seperti OVO, membantu kelancaran implementasi program Kartu Prakerja. Sebab, kehadiran mereka memperlancar aliran dana insentif dari pemerintah kepada peserta, dan kepada penyedia platform penyedia paket pelatihan kerja.

Demikian disampaikan Presiden Direktur PT Visionet Internasional (OVO) Karaniya Dharmasaputra, Senin (27/4/2020), menanggapi sejumlah kritik terhadap program Kartu Prakerja.

“OVO hanya membantu kelancaran disbursement (penyaluran) dana insentif kepada peserta. Kritik yang disuarakan selama ini ditujukan kepada platform penyedia paket pelatihan kerja,” jelasnya.

Pandangan senada disampaikan pengamat kebijakan publik Agus Pambagio. “Untuk program Kartu Prakerja, dari sisi penyedia aplikasi pembayaran digital tidak bermasalah. Yang kami cermati provider paket pelatihannya,” ungkapnya.

Pengamat kebijakan publik Agus Pambagio dalam diskusi BeritasatuTV bertema SOS Bansos, Kamis siang (23/4/2020). Sumber: BSTV
Pengamat kebijakan publik Agus Pambagio. Sumber: BSTV

Dalam pelaksanaan program Kartu Prakerja, pemerintah menggandeng sejumlah e-wallet, di antaranya OVO, dalam penyaluran dana insentif senilai Rp 600.000 setiap bulan kepada para peserta penerima manfaat program kartu.

Program Kartu Prakerja yang baru diluncurkan merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kompetensi kerja, produktivitas, daya saing serta mengembangkan jaring pengaman sosial selama pandemi Covid-19.

OVO menjadi mitra resmi uang elektronik bersama bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Selain itu, pemerintah juga menggandeng delapan mitra resmi lainnya untuk platform digital seperti, Tokopedia dan RuangGuru.

Kartu Prakerja diprioritaskan bagi para pencari kerja dan pekerja, serta pelaku usaha mikro dan kecil, dengan tujuan menekan angka pengangguran di Indonesia, terlebih di situasi sulit akibat pandemi Covid-19.

“OVO terus berupaya sekuat tenaga untuk membantu pemerintah mengatasi dampak pandemi Covid-19, dalam hal ini mendistribusikan dana bantuan pemerintah untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing tenaga kerja muda Indonesia,” kata Karaniya, dalam keterangannya, 12 April 2020 lalu.

CEO Bareksa Karaniya Dharmasaputra . Foto: techinasia
CEO Bareksa Karaniya Dharmasaputra . Foto: techinasia

Karaniya optimistis Kartu Prakerja dapat berkontribusi secara signifikan dalam mengurangi tingkat pengangguran muda, yang jumlahnya sekitar 3,7 juta jiwa, dan membantu mereka meningkatkan kemampuan, pengetahuan serta kompetensi agar sesuai dengan kebutuhan pasar saat ini, terutama setelah pandemi Covid-19 bisa diatasi.

Sebagai mitra resmi pembayaran digital program kartu Prakerja, OVO mendapat amanat untuk menyalurkan dana insentif senilai Rp 600.000 setiap bulan, yang akan ditransfer dalam beberapa tahap selama 4 bulan.

Dana tersebut ditransfer ke akun uang elektronik para peserta yang telah menyelesaikan pelatihan dalam program ini. Peserta akan memperoleh bantuan pelatihan senilai Rp 1 juta untuk digunakan di platform digital mitra penyedia paket pelatihan.

Sumber : Suara Pembaruan

BAGIKAN