Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Aktivitas bongkar muat di pelabuhan milik Pelindo I.

Aktivitas bongkar muat di pelabuhan milik Pelindo I.

Pandemi, Bongkar Muat Peti Kemas Pelindo I Tetap Tumbuh 6,35%

Jumat, 22 Januari 2021 | 17:15 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

Jakarta - PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 merealisasikan bongkar muat peti kemas sebanyak 1,42 juta twenty foot equivalent units (TEUs) sepanjang 2020. Jumlah tersebut tumbuh 6,35% dari realisasi tahun 2019 sebesar 1,33 juta TEUs.

Direktur Utama Pelindo 1 Dani Rusli Utama  mengatakan, perusahaan mampu mencatat kinerja positif sepanjang 2020 berkat sejumlah strategi yang dilakukan, antara lain mendorong investasi di Pelabuhan Belawan dan Kuala Tanjung, mempercepat inovasi dan implementasi digital, serta meningkatkan kolaborasi dan partnership.

“Alhamdulillah, meskipun secara umum kondisi usaha dan bisnis cukup berat pada 2020, Pelindo 1 tetap mencatatkan pertumbuhan di sejumlah segmen usaha. Dengan demikian, Pelindo 1 bisa mempertahankan kesinambungan pertumbuhan dari tahun ke tahun,” kata Dani Rusli Utama dalam keterangan resmi, Jumat (22/1/2021).

Menurut dia, peningkatan kinerja bongkar muat peti kemas Pelindo 1 lebih banyak didorong perdagangan domestik. Di Terminal Peti Kemas (TPK) Belawan yang merupakan terminal peti kemas terbesar milik Pelindo 1 mencatat bongkar muat peti kemas di terminal domestik sepanjang 2020 mencapai 575.300 TEUs atau naik 7,85% dibandingkan tahun 2019 yang sebesar 533.406 TEUs. Adapun bongkar muat peti kemas untuk tujuan ekspor-impor sebesar 557.983 TEUs atau relatif stabil dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, peningkatan bongkar muat peti kemas yang signifkan terjadi di Pelabuhan Kuala Tanjung dengan pertumbuhan sebesar 125%. 

Adapun pelabuhan Pelindo 1 yang melayani bongkar muat peti kemas berada di wilayah Belawan, Kuala Tanjung, Dumai, Pekanbaru, Tanjungpinang, Sibolga, Lhokseumawe, Malahayati, Gunungsitoli, dan Tanjung Balai Karimun.

Dani menjelaskan, salah satu strategi yang dilakukan untuk mendongkrak kinerja pada 2020 adalah terus berinvestasi dan membangun infrastruktur. Pelindo 1 terus mengembangkan  pelabuhan dan kawasan industri Kuala Tanjung. Pengembangan tahap 1 telah selesai melalui pembangunan dan pengoperasian Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT) dengan panjang dermaga 500 x 60 meter serta kapasitas peti kemas 600.000 TEUs dan tangki timbun CPO 100.000 Metric Ton. 

KTMT memiliki fasilitas kelas dunia dengan draft dermaga mencapai 16-17 meter LWS (Low Water Spring) sehingga bisa melayani kapal raksasa sejenis Very Large Container Carrier (VLCC) dan Mother Vessel Container. Pada 2020, semakin banyak kapal-kapal besar yang singgah di Pelabuhan Kuala Tanjung. Kondisi ini mendorong kenaikan kunjungan (trafik) kapal dari sisi kapasitas muat atau gross tonnage (GT) hingga 22%.

“Pelindo 1 tetap memberikan layanan yang optimal selama masa pandemi seperti saat ini dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat di seluruh lingkungan pelabuhan Pelindo 1 dalam pelayanan barang dan penumpang guna mengantisipasi penyebaran Virus Covid-19,” ujar Dani. 

Selain itu, Pelindo 1 telah menyelesaikan pembangunan TPK Belawan Fase 2 yang  memiliki panjang dermaga 350 meter dan dilengkapi dengan peralatan bongkar muat modern seperti 4 unit Ship to Shore (STS) Crane, 12 unit Automatic Rubber Tyred Gantry (ARTG), dan 20 Terminal Tractor dengan container yard seluas 350 x 306 meter untuk mendukung aktivitas bongkar muat peti kemas.

“TPK Belawan Fase 2 siap beroperasi di awal triwulan satu tahun ini dan tentunya akan memberikan manfaat berupa peningkatan kapasitas, produktivitas bongkar muat, dan pemanfaatan teknologi,” jelas Dani.

Strategi lain, kata Dani, adalah mempercepat inovasi dan digitalisasi. Sejauh ini, Pelindo 1 telah memaksimalkan dukungan teknologi informasi untuk semakin meningkatkan efektivitas dan efisiensi layanan di pelabuhan melalui hadirnya layanan E-Berthing, E-Ticketing, dan E-Pass.

“Kami juga meningkatkan kolaborasi dan partnership dengan berbagai stakeholder dan investor agar layanan kami semakin baik,” pungkas Dani.

 

Editor : Fajar Widhi (fajar_widhi@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN