Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pandemi memaksa properti mendesain rancangan agar lebih mendorong rasa tenang, relaksasi, dan produktivitas

Pandemi memaksa properti mendesain rancangan agar lebih mendorong rasa tenang, relaksasi, dan produktivitas

Pandemi Paksa Desain Ulang Apartemen dan Rumah

Senin, 26 Oktober 2020 | 12:28 WIB
Imam Mudzakir (imam_koran@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Pandemi Covid-19, berdampak pada sektor properti, para pekerja saat ini lebih banyak waktu di rumah (WFH). Karena itu, industri pengembangan hunian dan pemerintah memikirkan kembali standar desain bangunan sehingga mereka dapat mendorong kesejahteraan fisik dan mental lebih baik pasca Covid.

Komisaris dan CEO Crown Group Iwan Sunito mengatakan, pandemi telah memaksa banyak orang menghabiskan lebih banyak waktunya di rumah, sehingga menciptakan kebutuhan yang lebih mendesak atas rancangan agar lebih mendorong rasa tenang, relaksasi, dan produktivitas.

“Banyak orang menghabiskan lebih banyak waktu untuk bekerja dan belajar dari rumah, menyekolahkan anak-anak mereka di rumah dan berolahraga serta berekreasi,” kata Iwan, dalam siaran pers, Senin (26/10).

Menurut dia, mereka yang tinggal di hunian yang dirancang dengan baik yang menawarkan banyak ruang hidup dan kerja, akses ke taman dan udara segar, serta fasilitas seperti area bermain, fasilitas kebugaran, dan ruang musik, akan jauh lebih mampu menyesuaikan diri dengan gaya hidup yang baru.

Chief Executive Officer (CEO) & Founder Crown Group, Iwan Sunito
Chief Executive Officer (CEO) & Founder Crown Group, Iwan Sunito

Iwan mengatakan, pandemi memaksa memikirkan ulang atas desain rumah dan apartemen, sehingga semua penghuni dapat merasa aman, santai, dan terhubung secara sosial saat berada di rumah. Hal ini pada akhirnya akan menghasilkan kesehatan fisik dan mental yang lebih baik di seluruh dunia. Industri perhotelan sangat fokus pada kesehatan; industri perumahan juga perlu melakukannya. “Ini bukan hanya tentang bangunan yang berkelanjutan tetapi gaya hidup berkelanjutan,” katanya.

Iwan menjelaskan, salah satu langkah pertama yang harus dilakukan oleh pengembang dan desainer adalah membawa bangunan atau gedung ke alam, tanaman hijau, air, cahaya alami dan udara segar.

“Banyak penelitian di seluruh dunia telah membuktikan bahwa berada di antara alam dapat meningkatkan suasana hati dan bahkan kecerdasan kita,” kata Sunito.

Seperti, kata Iwan,  salah satu universitas terbesar di dunia, University of Minnesota, telah mempelajari pengaruh alam terhadap ketenangan pikiran masyarakat di departemen biofisiknya. “Penelitian mereka membuktikan bahwa alam membuat orang merasa lebih selaras dengan diri mereka sendiri dan memiliki kemampuan untuk menyembuhkan, memulihkan, dan menghubungkan individu,” katanya.

Crown Group, lanjut Iwan, selalu mendesain apartemennya dengan fasilitas khas bergaya resort, untuk menyediakan lingkungan yang santai dan sehat bagi penghuninya. Suatu pendekatan yang ternyata akan sesuai dengan kebutuhan di Dunia pasca pandemi.

“Bahkan setelah pandemi ini berakhir, orang akan lebih banyak bekerja dari rumah, jadi ini adalah kebutuhan yang akan bertahan,”ujarnya.

Orang akan membutuhkan area yang lebih umum untuk bekerja bersama dan bersosialisasi di tempat yang aman. Dan mereka akan membutuhkan alam di sekitar mereka.

Waterfall by Crown Group di Waterloo telah menjadi model yang ideal untuk desain biofilia, dengan koridor terbuka ke elemen yang membiarkan udara segar masuk serta balkon di setiap apartemen.

Ada banyak ruang luar ruangan bagi penghuni untuk bersantai termasuk taman tropis seluas 2,600 meter persegi dengan lebih dari 7,000 tanaman di dinding hijau vertikal saja. Pembangunan ini juga memiliki air terjun buatan manusia tertinggi di Australia setinggi 22 meter, menciptakan suara air yang menenangkan.

“Proyek hunian kami cenderung mengarah pada gaya hidup sehat, dibangun di atas tanah seluas 2,5 hektar, dan dengan taman yang melimpah dan fitur air, serta balkon dan halaman yang luas bagi para penghuni untuk menikmati udara segar,” katanya.

Waterfall by Crown Group dimulai dengan visi dan mimpi untuk membawa alam ke jantung kota Sydney. Inspirasi Waterfall by Crown Group dalam banyak hal terinspirasi oleh pengalaman masa kecil saya sendiri yang dibesarkan di hutan Kalimantan.

“Berjalan melewati dek kayu dan berlari di bawah hujan hutan tropis. Ini mungkin resor perkotaan terbaik yang pernah kami ciptakan,” katanya.

Director of City Strategy and Place Urbis, Michael Stott, mengatakan pandemi akan menyebabkan permintaan yang lebih besar untuk ruang hidup dengan zona yang lebih fleksibel untuk mengakomodasi pekerjaan dari rumah dan area umum bersama, akses ke alam, alam terbuka dan cahaya alami, itu juga dapat mengubah prioritas masyarakat perihal lokasi hunian mereka. Itu juga bisa memicu pemikiran ulang atas open plan living dari bentuknya saat ini.

Dia mengatakan bahwa bekerja dari rumah selama masa lockdown telah menyoroti bahwa keluarga membutuhkan lebih banyak ruang kerja dan pribadi.

Pandemi ini bahkan mungkin menandakan perpindahan dari open plan living yang bergantung pada model bertahap dalam penggunaan ruang, di mana anggota keluarga secara bergantian menggunakan hunian pada waktu yang berbeda dalam sehari.

Lockdown telah menciptakan pola pekerjaan yang bersamaan, di mana semua anggota rumah tangga menggunakan rumah tersebut secara bersamaan," ujar Michael.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN