Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati

PC-PEN Dinaikkan Jadi Rp 688 Triliun

Selasa, 16 Februari 2021 | 10:18 WIB
Triyan Pangastuti ,Sanya Dinda (sanya.susanti@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Pemerintah untuk kelimakalinya kembali mengubah anggaran program Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) 2021 menjadi Rp 688,33 triliun, meningkat 18,7% dibanding realisasi anggaran PC-PEN 2020 sebesar Rp 579,83 triliun.

Berbagai kalangan menyambut positif, karena dana tersebut akan menjadi katalis utama percepatan penanganan pandemi dan mendorong ekonomi kembali tumbuh.

Anggaran PC-PEN 2021 tersebut sudah lima kali berubah. Terakhir, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menetapkan anggaran PC-PEN sebesar Rp 627,9 triliun. Anggaran PC-PEN tahun ini terus naik, seiring perkembangan kasus positif Covid-19 yang masih bertambah dan perluasan vaksinasi antivirus baru tersebut.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, anggaran PC-PEN tahun ini mengalami kenaikan signifikan dibandingkan realisasi tahun lalu sebesar Rp 579,83 triliun. Anggaran yang meningkat ini difokuskan pada lima program, yakni kesehatan; perlindungan sosial; program prioritas sektoral kementerian/lembaga (K/L) dan pemda; insentif usaha; serta dukungan usaha mikro, kecil, serta menengah (UMKM) dan pembiayaan korporasi.

“Program PC-PEN tahun ini dibandingkan 2020 menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan, yaitu dari Rp 579,83 triliun menjadi Rp 688,33 trilun. Anggaran program kesehatan dalam PC-PEN 2021 melonjak 172,87% menjadi Rp 173 triliun, dibandingkan tahun lalu sebesar Rp 63,5 triliun,” ujar Menkeu dalam Rapim TNI-Polri di Jakarta, Senin (15/2).

Anggaran program PC-PEN 2020-2021
Anggaran program PC-PEN 2020-2021

Program PC-PEN bidang kesehatan mencakup program vaksinasi Covid-19, diagnostik tracing dan testing, biaya klaim perawatan, insentif tenaga kesehatan (nakes), santunan kematian, obat, bantuan iuran BPJS Kesehatan untuk pekerja bukan penerima upah (PBPU) atau bukan pekerja (BP), peruntukan Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) untuk kesehatan, insentif perpajakan kesehatan, serta anggaran komunikasi PC-PEN.

Di sisi lain, kata Menkeu, anggaran perlindungan sosial turun 31,84% menjadi Rp 150,21 triliun, dibandingkan realisasi tahun lalu sebesar Rp 220,39 triliun. Rinciannya yaitu untuk Program Keluarga Harapan (PKH) bagi 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM), Kartu Sembako, Kartu Prakerja, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa, Bansos Tunai untuk 10 juta KPM, subsidi kuota Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), diskon listrik, dan iuran jaminan kehilangan pekerjaan. Untuk program prioritas sektoral K/L dan pemda, anggaran 2021 sebesar Rp 123,8 triliun. Ini melonjak dibanding realisasi 2020 Rp 66,59 triliun.

Program tersebut terbagi atas 7 item. Ini mencakup dukungan pariwisata, ketahanan pangan/food estate, pengembangan teknologi informasi dan komunikasi (ICT), pinjaman ke daerah dan subsidi pinjaman daerah, padat karya K/L, kawasan industri, serta program prioritas lainnya. (ns/

ark/az/en)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN