Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Candi Borobudur. ( Foto: Istimewa )

Candi Borobudur. ( Foto: Istimewa )

Pekerja Migran Bakal Jadi Duta Pariwisata Indonesia

Kamis, 4 Maret 2021 | 18:41 WIB
Eva Fitriani (eva_fitriani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Pemerintah tengah menyiapkan program untuk menjadikan para Pekerja Migran Indonesia (PMI) sebagai Duta Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia.

Guna mewujudkan rencana tersebut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno bertemu dengan Kepala BP2MI Benny Ramdhani pada Rabu (3/3), untuk membahas penguatan kolaborasi kedua lembaga terkait.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan BP2MI sebelumnya telah menandatangani Nota Kesepahaman dalam rangka Pengembangan Potensi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Pekerja Migran Indonesia dan Keluarganya.

"Kita akan perkuat MoU ke depan dengan perjanjian kerja sama. Tidak hanya menjadikan para PMI sebagai duta pariwisata, tapi juga duta ekonomi kreatif Indonesia," kata Menparekraf Sandiaga Uno dalam keterangan resminya, Kamis (4/3).

Dalam mewujudkan rencana tersebut, Kemenparekraf bersama BP2MI akan memberikan pelatihan-pelatihan dasar pariwisata kepada calon pekerja migran Indonesia yang akan berangkat ke luar negeri. Sehingga mereka nantinya diharapkan dapat menjadi endorser atau dengan kata lain duta yang akan mempromosikan kekuatan pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia.

"Kita akan pilih satu provinsi untuk jadi pilot project dalam pelatihan para calon PMI," kata Sandiaga Uno.

Terkait PMI Purna (PMI yang telah pulang bekerja dari luar negeri), menurut Sandiaga, Kemenparekraf juga akan memberikan pendampingan dan pelatihan dalam memproduksi produk-produk ekonomi kreatif.

Penguatan kapasitas PMI Purna menjadi salah satu program unggulan yang dijalankan BP2MI agar mereka memiliki keterampilan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarganya dan nantinya bisa berkarya di daerahnya sendiri serta tidak kembali bekerja keluar negeri.

Dalam kunjungannya ke kantor BP2MI pada Rabu (3/3), Menparekraf Sandiaga Uno sempat melihat berbagai produk ekonomi kreatif yang dihasilkan para PMI Purna. Mulai dari kerajinan batik, kopi, kriya seperti hiasan dinding dan lainnya.

"Di sini kita melihat, selain dari kesepakatan kita untuk menjadikan para pekerja migran Indonesia menjadi duta pariwisata, tapi juga sekarang menjadi duta ekonomi kreatif. Karena kalau kita lihat produk-produk yang dihasilkan oleh PMI Purna sudah sangat layak untuk dipasarkan menjadi komoditas ekspor," kata Sandiaga.

Dia berharap, kolaborasi dengan BP2MI dapat membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Kepala BP2MI Benny Ramdhani menyambut baik penguatan kolaborasi antara pihaknya dengan Kemenparekraf guna mewujudkan para pekerja migran Indonesia sebagai duta pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia.

"Kita punya potensi 3,7 juta pekerja migran Indonesia yang bisa menjadi duta pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia," kata Benny Ramdhani.

Kolaborasi dengan Kemenparekraf dikatakan Benny akan menjadi daya dorong agar PMI benar-benar berdaya dan sejahtera.

"Kita ingin mengakhiri persepsi publik yang negatif bahkan destruktif seolah-olah PMI pekerja rendahan atau sumber masalah. Padahal sebenarnya mereka adalah penyumbang devisa terbesar kedua dalam bentuk remitansi setelah sektor migas. Mereka adalah pahlawan devisa, sehingga apapun yang diendorse oleh negara, berkolaborasi dengan kementerian/lembaga mudah-mudahan menjadi daya dorong agar PMI benar-benar berdaya dan sejahtera," kata Benny.

 

 

Editor : Eva Fitriani (eva_fitriani@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN